UMY Bentuk Karakter Mahasiswa Melalui Program KKN

  • 28 Jul 2026 18:35 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Muhammad Ikhwan Ahada, melepas 1.818 mahasiswa UMY peserta Program KKN. Pelepasan berlangsung di Lapangan Upacara Kampus Terpadu UMY, Selasa, 28 Juli 2026.

Saat melepas ribuan mahasiswa KKN, Muhammad Ikhwan menegaskan, jika pendidikan tidak cukup hanya diukur melalui nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Namun yang terpenting, pendidikan harus membentuk kepribadian dan karakter.

”Pada hakikatnya, pendidikan tidak sekadar mengejar IPK tinggi, meskipun hal itu penting,” ucapnya. ”Lewat program KKN jadi momentum untuk mengonfirmasi kepribadian yang telah kita bentuk agar benar-benar menjadi manusia seutuhnya.”

Melalui program KKN, mahasiswa didorong untuk menerapkan pengetahuan akademik, sekaligus mengembangkan kepekaan sosial di lingkungan masyarakat. Serta membangun kemampuan berinteraksi dengan masyarakat di lokasi KKN.

Ikhwan, yang juga menjabat Bendahara Badan Pembina Harian (BPH) UMY menyebut, setiap mahasiswa membawa dua identitas sekaligus ketika menjalankan pengabdian. Yaitu sebagai bagian dari UMY dan juga Persyarikatan Muhammadiyah.

”Maka, mahasiswa dituntut mampu menjaga sikap, perilaku, dan nama baik institusi selama berada di tengah masyarakat,” ujarnya. ”Di lokasi KKN menjadi ruang menguji integritas, tanggung jawab, kepedulian, dan kemampuan mahasiswa menghadapi realitas sosial.”

Pesan senada disampaikan Wakil Rektor Bidang Pengembangan Universitas dan Al-Islam Kemuhammadiyahan UMY, Profesor Faris Al-Fadhat. Ia menekankan, bahwa pengabdian merupakan jalan untuk memperoleh kebijaksanaan yang tidak cukup didapatkan hanya melalui pembelajaran akademik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....