Kolaborasi untuk Pendidikan di Sumba

  • 12 Jul 2026 07:21 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Rektor Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, Dr. Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T., menjadi narasumber dalam acara Dialog Interaktif di RRI Sumba pada Selasa, 7 Juli 2026. Dialog tersebut mengangkat tema mengenai strategi membangun generasi unggul.

Melalui dialog interaktif ini, UKDW berharap dapat memperkuat jejaring kemitraan yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan di berbagai daerah di Indonesia.

Rektor UKDW, Dr. Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T., memaparkan peran strategis perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, pengembangan potensi lokal harus didukung oleh sistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi erat antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat agar potensi daerah dapat berkembang optimal,” ujarnya.

Menyadari pentingnya kolaborasi multisektor tersebut, UKDW konsisten menggulirkan program kemitraan dan alokasi beasiswa guna membuka kesempatan belajar yang luas bagi generasi muda, termasuk dari wilayah Sumba. Program beasiswa ini menjadi salah satu agenda prioritas yang terus didorong oleh pihak universitas.

Dalam dialog tersebut, Rektor UKDW juga berpesan kepada para mahasiswa asal Sumba yang tengah menempuh studi di UKDW untuk aktif memperluas wawasan, mengasah kapasitas kepemimpinan, serta melahirkan inovasi yang kelak dapat diimplementasikan di daerah asal.

Ia menilai Sumba memiliki potensi besar di sektor pariwisata, pertanian, energi terbarukan, hingga ekonomi kreatif yang dapat diakselerasi melalui pengalaman belajar lintas daerah.

“Melalui kegiatan riset dan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi nyata serta menghadirkan solusi aplikatif bagi pembangunan daerah,” katanya.

UKDW berkomitmen kuat untuk terus mendorong mahasiswa agar memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan adaptif. Komitmen ini diwujudkan melalui metode pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang menanamkan nilai integritas serta kepedulian sosial yang tinggi.

Sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat diyakini menjadi kunci utama. Melalui kerja sama yang solid ini, akses pendidikan tinggi diharapkan semakin inklusif dan mampu memberikan kontribusi berkelanjutan bagi kemajuan masyarakat Sumba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....