Peninjauan Lokasi Rencana Rusun di Prawirodirjan

  • 12 Jul 2026 06:28 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI melakukan kunjungan kerja lapangan ke Prawirodirjan, Kamis, 9 Juli 2026. Kegiatan peninjauan ini turut didampingi oleh pihak Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan.

Agenda kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau dan meninjau lokasi strategis tanah wakaf yang direncanakan akan dibangun menjadi Rumah Susun (Rusun). Proyek rusun yang terletak di Kalurahan Prawirodirjan, Kemantren Gondomanan ini nantinya akan digunakan sebagai hunian bagi masyarakat.

Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) DIY H. Misbahrudin, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari optimalisasi tanah wakaf menjadi aset yang lebih produktif.

“Ini adalah terobosan wakaf produktif untuk memenuhi kebutuhan permukiman bagi masyarakat perkotaan. Tanah wakaf tidak hanya diperuntukkan bagi masjid, mushala, atau makam, tetapi juga bisa diwujudkan menjadi rumah susun yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Sebelum bertolak ke lapangan, tim terlebih dahulu melaksanakan rapat koordinasi di Ruang Rapat 1 Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) DIY. Usai pertemuan tersebut, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi lahan di Kalurahan Prawirodirjan.

Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh aspek administratif keagamaan serta mematangkan koordinasi di lapangan.

“Langkah pengawalan ini penting agar program strategis pemanfaatan wakaf produktif dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Mahmudi.

Sebagai informasi, lahan tanah wakaf yang ditinjau tersebut berada di bawah naungan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY. Pembangunan rumah susun di atas tanah wakaf ini diharapkan dapat menjadi proyek percontohan (pilot project) sukses atas sinergi pemanfaatan aset keagamaan untuk kepentingan publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....