UNY Bentuk GAPOKKAN Perkuat Perikanan Sidoagung Berkelanjutan Bersama
- 07 Jul 2026 07:46 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) KSI MIST FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menginisiasi pembentukan Gabungan Kelompok Perikanan (GAPOKKAN) Sentra Gerak Agromina Sidoagung (SEGARA AGUNG) di Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Sabtu 4 Juli 2026. Pembentukan organisasi tersebut menjadi bagian dari implementasi Segara Madya dalam Program SEGARA sebagai upaya memperkuat kelembagaan kelompok pembudidaya ikan sekaligus mendorong pengembangan sektor perikanan yang berkelanjutan.
Kegiatan dihadiri perwakilan Universitas Negeri Yogyakarta, Zaenal Mustofa, M.Kom., jajaran Pemerintah Kalurahan Sidoagung, Penyuluh Perikanan Lapangan (PPL), serta perwakilan enam kelompok perikanan, yakni Mina Jaya, Mina Lestari, Dadi Mulyo, Dewi Sri, Mina Agung, dan Mina Sentul Makmur. Agenda yang dibahas meliputi pembentukan kepengurusan GAPOKKAN SEGARA AGUNG, penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), hingga pengesahan organisasi sebagai wadah koordinasi kelompok pembudidaya ikan di tingkat kalurahan.
Perwakilan Universitas Negeri Yogyakarta, Zaenal Mustofa, mengatakan pembentukan GAPOKKAN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui Program PPKO, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui pendampingan yang berorientasi pada penguatan sektor perikanan dan pengolahan hasil perikanan. "Kami berharap program ini dapat meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan melalui pengembangan usaha perikanan yang lebih terarah," ujarnya.

Lurah Kalurahan Sidoagung, Edy Utomo, mengapresiasi Universitas Negeri Yogyakarta yang telah memilih wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan Program SEGARA. Menurutnya, keberadaan program tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar kelompok pembudidaya ikan yang selama ini berjalan secara terpisah. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Tim PPKO KSI MIST FMIPA UNY yang telah menghadirkan program ini sebagai upaya memperkuat kelembagaan perikanan di Sidoagung," ucapnya.
Edy menjelaskan, Kalurahan Sidoagung memiliki potensi besar di sektor perikanan karena didukung ketersediaan sumber daya air dari aliran sungai serta keberadaan sejumlah kelompok pembudidaya ikan. Namun, sebagian besar kelompok masih berfokus pada kegiatan budidaya sehingga pengolahan hasil dan peningkatan nilai tambah produk belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut menyebabkan hasil panen masih banyak dipasarkan melalui pengepul dengan harga yang belum sepenuhnya menguntungkan pembudidaya.
Ia berharap GAPOKKAN SEGARA AGUNG mampu menjadi wadah komunikasi dan koordinasi seluruh kelompok perikanan di Kalurahan Sidoagung. Keberadaan organisasi itu diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas kelompok di setiap padukuhan, memperkuat kerja sama antarkelompok, sekaligus mendorong berkembangnya usaha pengolahan hasil perikanan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Dengan adanya GAPOKKAN, kami optimistis sinergi antar kelompok semakin kuat dan potensi perikanan Sidoagung dapat berkembang lebih baik," katanya.

Selama proses pembentukan organisasi, kegiatan didampingi Penyuluh Perikanan Lapangan (PPL) Ita Wulan Haryanti, S.Pi., yang memandu jalannya musyawarah pembentukan GAPOKKAN serta penyusunan AD/ART. Dalam pendampingannya dijelaskan mekanisme pembentukan gabungan kelompok perikanan sebagai wadah yang menghimpun berbagai kelompok pembudidaya ikan dalam satu wilayah kalurahan guna memperkuat koordinasi, pembinaan, dan pengembangan usaha perikanan secara terpadu.
Melalui musyawarah, seluruh peserta sepakat menetapkan nama SEGARA AGUNG (Sentra Gerak Agromina Sidoagung) sebagai identitas Gabungan Kelompok Perikanan. Forum juga menyusun struktur kepengurusan yang terdiri atas ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta sejumlah bidang pendukung. Setelah itu, peserta mengesahkan AD/ART sebagai pedoman pelaksanaan organisasi sekaligus dasar tata kelola GAPOKKAN dalam menjalankan program-program pengembangan perikanan.
Pembentukan GAPOKKAN SEGARA AGUNG menjadi luaran utama tahap Segara Madya dalam Program SEGARA. Setelah penguatan kelembagaan selesai, program akan berlanjut ke tahap Segara Karya melalui pelatihan diversifikasi olahan ikan, standardisasi higienitas, dan pengembangan kemasan. Selanjutnya, Segara Daya akan mendorong digitalisasi usaha melalui SEGARA App, sedangkan Segara Raya menjadi ajang promosi dan penguatan jejaring pemasaran.
Adapun tahap Segara Lestari difokuskan pada regenerasi pelaku usaha perikanan melalui keterlibatan generasi muda. Tim PPKO KSI MIST FMIPA UNY berharap keberadaan GAPOKKAN SEGARA AGUNG mampu menjadi fondasi bagi pengembangan usaha perikanan yang lebih terorganisasi, bernilai tambah, dan berkelanjutan di Kalurahan Sidoagung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....