Tangis Haru Warnai Pengumuman 150 Karyawan HS Berangkat Umrah
- 18 Jun 2026 17:45 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Magelang - Suasana haru mewarnai 150 karyawan di salah satu sudut pabrik di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 18 Juni 2026. Bukan tentang perpisahan tetapi menyambut panggilan untuk berangkat kr tanah suci menjalankan ibadah umrah.
Pengumuman yang dilakukan langsung oleh Bos rokok HS Muhammad Suryo dengan menyebutkan nama dan divisi karyawan, diiringi teriakan dan tepuk tangan yang membahana dari sudut-sudut pabrik. Diiringi ucapan syukur dan selamat dari teman-temannya, karyawan yang disebut namanya diminta berdiri dan maju ke depan.
Macam-macam ekspresi karyawan yang mendapat durian runtuh itu. Ada yang kaget tak percaya hingga harus disadarkan temannya untuk maju ke depan. Ada yang tersipu-sipu mendapat riuh tepuk tangan. Sebagian nampak berkaca-kaca. Berjalan pelan sembari menyeka air mata yang meleleh di pipinya.
Haru dan bahagia bercampur menjadi satu mewarnai pengumuman itu, tak terkecuali Suryo, yang terlihat jelas dari sorot matanya. Ia terlihat bangga melihat para karyawan yang menurutnya pantas mendapatkan penghargaan.
"Umroh ini adalah hadiah karena teman-teman telah mampu mencapai target-target yang saya berikan. Dan kalian semua pantas mendapatkannya," ucapnya.
Program umroh dari PT Gisara Tantra Berkarya yang menaungi rokok HS ini bukan kali pertama di lakukan. Sudah berlangsung sejak tahun-tahun sebelumnya dengan jumlah yang selalu bertambah.
Suryo mengatakan, program ini diluncurkan tidak hanya agar para karyawan termotivasi bekerja memenuhi target. Melainkan juga semangat beribadah.
"Jangan lupa nanti di Mekah doain keluarga dan orang tua. Doain HS juga semakin besar biar yang umroh tiap tahun makin banyak," ujar pengusaha kelahiran Lampung Timur itu.
Diantara para penerima program umroh itu ada Yoga Setiawan dan Yogi Setiawan. Bujang kembar asal Desa Sirahan Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang itu tak menyangka akhir tahun ini akan mencapai impiannya berangkat ke tanah suci.
"Saya baru kerja di sini sebelas bulan, Yogi malah baru tujuh bulan. Kaget banget tadi diumumkan umroh, nggak tau bahagianya seprti apa nanti orang tua kami ketika tahu," katanya, yang sebelumnya kerja membajak sawah itu.
Tak kalah terkejut juga dialami Riyanti (40). Ia juga mengaku awalnya bingung ketika namanya dipanggil. Ketika tahu terpilih umrah, Ia mengaku langsung menangis tak kuasa menyembunyikan kebahagiaannya.
"Saya baru tujuh bulan kerja di sini, saya pikir hanya senior yang dapat, ternyata di sini sistemnya adil berdasarkan prestasi," ucap warga Srumbung, Kabupaten Magelang itu.
Sedangkan Rahma wulandari (23), tak henti-hentinya bersyukur. Hadiah umrah dari Bos HS adalah mukjizat yang tak pernah ia sangka.
"Di sana nanti doanya cuma satu, semoga segera dapat jodoh," ujar warga Sawangan, Kabupaten Magelang itu sambil tersipu.
Air mata haru yang tumpah di sudut pabrik hari ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan loyalitas tidak pernah mengkhianati hasil. Bagi Yoga, Riyanti, Rahma, dan ratusan karyawan lainnya, perjalanan ke tanah suci bukan lagi sekadar mimpi, melainkan berkah nyata yang siap mereka jalani di akhir tahun nanti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....