Menangis Bantu Kelola Emosi, Bukan Tingkatkan Imunitas Langsung

  • 17 Jun 2026 13:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Menangis kerap dianggap sebagai tanda kelemahan oleh sebagian masyarakat. Padahal, dari sudut pandang psikologi, tangisan merupakan respons alami tubuh saat seseorang mengalami emosi yang kuat, mulai dari kesedihan, kekecewaan, haru, hingga kebahagiaan. Tidak sedikit orang mengaku merasa lebih lega setelah menangis, sehingga muncul anggapan bahwa tangisan juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Pakar psikologi dari Tilburg University, Belanda, Prof. Ad J.J.M. Vingerhoets, menjelaskan bahwa tangisan emosional memiliki peran penting dalam proses regulasi emosi seseorang. Selain membantu mengekspresikan perasaan yang terpendam, menangis juga dapat memicu munculnya dukungan sosial dari lingkungan sekitar, baik keluarga, teman, maupun orang terdekat. “Banyak individu melaporkan merasa lebih tenang dan lega setelah menangis karena emosi yang dirasakan dapat tersalurkan dengan lebih baik,” ujarnya.

Meski demikian, Vingerhoets menegaskan bahwa manfaat menangis terhadap kesehatan fisik, khususnya sistem kekebalan tubuh, tidak dapat disimpulkan secara sederhana. Hingga kini, belum terdapat bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa menangis secara langsung mampu meningkatkan daya tahan tubuh atau mencegah penyakit tertentu, termasuk gangguan autoimun.

Sejumlah penelitian justru menunjukkan bahwa faktor yang lebih berpengaruh terhadap sistem imun adalah tingkat stres yang dialami seseorang. Ketika stres berlangsung dalam jangka panjang, tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah tinggi. Kondisi tersebut dapat mengganggu fungsi sel-sel imun yang berperan melindungi tubuh dari infeksi dan menjaga keseimbangan kesehatan. “Menangis dapat menjadi salah satu cara tubuh mengekspresikan emosi dan membantu mengurangi beban psikologis, sehingga seseorang berpotensi lebih mampu mengelola stres yang dialaminya,” ucapnya.

Para ahli mengingatkan bahwa menangis bukanlah terapi medis maupun metode khusus untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Untuk menjaga sistem imun tetap optimal, masyarakat tetap dianjurkan menerapkan pola hidup sehat, seperti tidur yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, serta mengelola stres dengan baik. Dengan demikian, tangisan dapat dipahami sebagai bagian dari mekanisme alami tubuh dalam menjaga kesehatan emosional, bukan sebagai solusi tunggal untuk menjaga kesehatan fisik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....