Orang Tua Berperan Penting Dampingi Anak Bermedia Sosial
- 11 Jun 2026 23:08 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi, belajar, dan cara anak memperoleh informasi. Kehadiran media sosial yang semakin mudah diakses menjadikan anak usia sekolah akrab dengan berbagai platform digital.
Di tengah perubahan tersebut, peran orang tua dinilai semakin penting untuk memastikan anak dapat memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan bertanggung jawab.
Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarso, mengatakan bahwa pendampingan orang tua tidak cukup hanya dengan membatasi durasi penggunaan gawai. Menurutnya, orang tua juga perlu memahami aktivitas digital yang dilakukan anak sehari-hari agar dapat memberikan arahan yang tepat.
“Orang tua perlu mengetahui apa yang diakses anak di dunia digital, termasuk media sosial yang digunakan dan jenis konten yang mereka konsumsi. Pendampingan aktif akan membantu anak memahami manfaat sekaligus risiko penggunaan teknologi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ruang digital menyimpan berbagai tantangan yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak, mulai dari perundungan siber, paparan konten yang tidak sesuai usia, hingga penyebaran informasi palsu. Dengan keterlibatan orang tua, anak dapat belajar mengenali risiko tersebut serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis saat menerima informasi dari internet.
Selain aspek keamanan digital, penggunaan gadget secara berlebihan juga berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan fisik dan psikologis anak. Aktivitas yang terlalu lama di depan layar dapat mengurangi waktu istirahat, aktivitas fisik, serta interaksi sosial secara langsung yang penting bagi perkembangan anak.
“Orang tua perlu menciptakan keseimbangan antara penggunaan teknologi dan aktivitas lainnya, seperti berolahraga, membaca buku, bermain bersama teman, maupun berinteraksi dengan keluarga. Keseimbangan ini penting untuk menjaga kesehatan dan perkembangan anak secara menyeluruh,” ucapnya.
Dr Piprim menambahkan, keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk kebiasaan anak dalam menggunakan teknologi. Ketika orang tua mampu menjadi teladan dalam memanfaatkan media digital secara sehat dan bertanggung jawab, anak akan lebih mudah memahami batasan serta etika dalam berinternet.
Dengan meningkatnya literasi digital di lingkungan keluarga, diharapkan anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....