Awan Putih ternyata Menyimpan Bobot hingga Ratusan Ton
- 06 Jun 2026 10:39 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Awan yang tampak ringan dan lembut di langit ternyata menyimpan massa yang sangat besar. Fakta ilmiah ini diungkap oleh U.S. Geological Survey (USGS), lembaga penelitian milik pemerintah Amerika Serikat, yang menjelaskan bahwa satu awan kumulus berukuran rata-rata dapat mengandung sekitar 500 ribu kilogram air atau setara lebih dari 500 ton.
Bagi sebagian besar masyarakat, awan kerap dianggap sebagai gumpalan uap air yang ringan seperti kapas. Namun, kenyataannya awan tersusun dari jutaan hingga miliaran tetesan air mikroskopis yang berkumpul dalam area yang sangat luas di atmosfer. Jumlah partikel air yang sangat banyak inilah yang membuat massa awan menjadi sangat besar meskipun terlihat tipis dari permukaan Bumi. “Banyak orang mengira awan hanya berupa kumpulan uap yang ringan, padahal massa air yang tersimpan di dalamnya bisa mencapai ratusan ton,” ujar seorang peneliti atmosfer saat menjelaskan fenomena tersebut.
Meski memiliki bobot yang besar, awan tidak langsung jatuh ke permukaan Bumi. Hal ini disebabkan ukuran tetesan air di dalam awan sangat kecil sehingga dapat tetap melayang di udara. Selain itu, arus udara hangat yang bergerak naik dari permukaan Bumi berperan sebagai gaya angkat yang membantu mempertahankan posisi awan di atmosfer.
Menurut para ahli meteorologi, keseimbangan antara gaya gravitasi dan arus udara menjadi faktor utama yang membuat awan tetap berada di langit. “Selama ukuran tetesan air masih sangat kecil, udara mampu menopangnya sehingga awan dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama,” katanya.
Seiring berjalannya waktu, tetesan air di dalam awan akan saling bertabrakan dan bergabung membentuk partikel yang lebih besar. Ketika ukuran dan beratnya terus bertambah, arus udara tidak lagi mampu menahan pengaruh gravitasi. Kondisi tersebut menyebabkan air jatuh ke permukaan Bumi dalam bentuk hujan, gerimis, maupun presipitasi lainnya.
Selain menjadi sumber hujan, awan juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan iklim Bumi. Awan membantu memantulkan sebagian radiasi Matahari kembali ke angkasa sekaligus mengatur distribusi panas di atmosfer. Fakta bahwa awan dapat memiliki massa hingga ratusan bahkan jutaan ton menjadi bukti bahwa fenomena alam sering kali menyimpan kenyataan yang jauh berbeda dari apa yang terlihat oleh mata manusia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....