Mengamalkan Pancasila melalui Budaya Sabar Mengantri
- 04 Jun 2026 13:47 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Mengantri merupakan budaya dan kearifan bangsa Indonesia. Aktivitas sehari – hari tak lepas dari budaya antri. Tema ini mengemuka dalam program acara Indonesia Banget Pro 1 Jogja, Senin, 1 Juni 2026.
Program acara dari pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB ini, memberi kesempatan pendengar untuk berinteraksi. Melalui telepon (0274) 580333, WhatsApp (WA) 08112711911, pendengar dapat memilih lagu pop Indonesia era 90an serta mengomentari tema.
Salah satu pendengar yang bergabung lewat telepon, Yayuk di Jalan Parangtritis mengaku mengantri saat akan mengambil uang. “Ini tanggal muda, jadi mengantri di ATM (Anjungan Tunai Mandiri),” katanya.
Sementara Kus di Kentungan menyampaikan sering mengantri dalam kehidupan sehari – hari. “Saat mau ambil bansos di Kelurahan juga mengantri,” ujarnya melalui telepon. Ia mengaku kadang kesal jika ada yang menyerobot antrian.
Begitu juga melalui WA, beberapa pendengar juga berinteraksi dengan menuliskan pesan singkat. “Sering mengantri setiap saat. Saat belanja, membeli bensin, atau saat periksa dokter,” tulis Christin, pendengar dari Sorogenen.
Mengutip dari laman BPIP Republik Indonesia, mengantri menjadi pengamalan sila ke – 2 dan ke – 5 Pancasila. Sesuai dengan sila ke -2, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, karena menghormati hak sesama dan mencerminkan perilaku beradab. Sesuai dengan sila ke – 5, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, karena mewujudkan keadilan bagi semua pengguna fasilitas umum.
Bukan hanya sebagai slogan, namun Pancasila dan butirnya diamalkan dalam kehidupan sehari – hari. Seperti kesabaran selalu dalam antrian saat mengantri. Selaras tema hari lahir Pancasila beberapa hari lalu, Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia. Dengan mengantri mencegah konflik sesaat dan menyatukan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....