Harmonisasi Alam Bukti Pelepasan Siswa KELAS XII  MA Madania Bantul

  • 18 Mei 2026 13:41 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul - MA Madania Bantul, menggelar acara pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026. Pelepasan kali ini, bernuansa harmonisasi Alam, bertempat di Hutan Pinus Mangunan Bantul, Sabtu, 9 Mei 2026. Dengan mengusung tema “Jangan Pernah Berhenti Berkarya, Jadilah Alumni yang Kreatif, Inovatif, Mandiri, dan Bernuansa Rahmatal Lil ‘alaamiin.”

Acara pelepasan dan penyerahan Siswa kelas XII, dihadiri oleh Ketua Yayasan Madania, Komite Madrasah, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Bantul, Pengawas Kemenag Kabupaten bantul, Kepala Madrasah, seluruh bapak dan ibu Guru dan staf MA Madania, orang tua siswa, serta seluruh Siswa Kelas XII.

Harmonisasi alam berarti memperpadukan akademisi dengan keselarasan, keseimbangan, dan hubungan keserasian manusia dengan lingkungan alam. Di mana tidak ada pihak yang saling merusak atau merugikan satu sama lain, melainkan saling mendukung dan melengkapi untuk keberlangsungan hidup bersama.

Acara yang berlangsung sederhana dankhidmat tersebut didukung dengan suasana rimbunnya hutan pinus, di mana Ketua Yayasan Madania KH. Abi Suyanta, M.Pd, mengingatkan bahwa alam semesta adalah bagian yang tak terpisahkan di dalam diri manusia. Maka mestilah siswa lulusan MA Madania Bantul bisa memadukan antara akademisi (kognitif, Psiko motoric dan Afektif) dengan ekologi Lingkungan.

Hal ini seuai dengan program Kementerian Agama Republik Indonesia dan program Madrasah berbasis plus Keterampilan dengan jurusan AT (Agrobisnis Tanaman) dan APHP (Agrobisnis Pengolahan Hasil Pertanian) sesuai SK Nomor 436 Tahun 2024 tentang Penetapan Madrasah Aliyah Madania Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Penguatan Keterampilan.

KH. Abi Suyanta juga memberikan apresiasi yanga luar biasa untuk para guru dan staf madrasah yang telah berjuang mendidik, mengajarkan, dan membimbing peserta didik, sehingga lulus 100 persen.

Kepala Madrasah Anis Fatiha, M.Pd. dalam sambutannya mengungkapkan rasa haru dan bahagia saat kegiatan pelepasan 44 Siswa MA Madania Bantul. Saat di dilepas dan dikembalikan kepada orang tua dan wali murid setelah mereka menyelesaikan seluruh masa studi dan uji kompetensi madrasah.

Ia meminta semua siswa untuk tidak berhenti belajar dan terus menjaga nama baik almamater. ”Lulus dari MA Madania Bantul bukanlah akhir dari sebuah pendidikan, melainkan langkah awal dari sebuah perjalanan panjang dan baru yang lebih luas dan menantang kejenjang berikutnya,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Bantul Musyyadad, S.Pd.I, M.Si. Bahwa Siswa MA Madania dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, yang dipermudah dengan berbagai beasiswa.

“Hendaklah Siswa MA Madania terus melanjutkan pendidikan kejenjang berikutnya, karena sekarang dipermudah dengan banyaknya berbagai beasiswa kejenjang selanjutnya, salah satunya beasiswa LPDP dari kementerian Agama RI,” ujarnya.

Musyyadad juga menghaturkan terimakasih dan apresiasi kepada Heni Prilantari, S.Pd, M.Pd, selaku Pengawas Kemenag Kab. Bantul atas dedikasinya dalam membimbing dan membangun system pendidikan di MA Madania Bantul. Sementara itu Perwakilan Siswa Kelas XII Ika Fitri Lestiani mengungkapkan rasa terima kasih dan syukur yang sedalam-dalamnya kepada para guru atas segala jerih payahnya dalam membimbing, mengajar.

"Jasa Bapak dan Ibu Guru tak akan pernah luntur di hati kami,” ujarnya.

Acara ini dimulai dengan penyematan samir dan pemberian ijazah secara simbolik, penyampaian kesan dan pesan dari para guru serta perwakilan siswa, hingga pemberian kenang- kenangan.

Salah satu momen yang mengharukan adalah terlaksananya Program SELIRAMA (Semangat Literasi Madrasah Aliyah Madania Bantul), berupa pemberian penghargaan bagi para penulis buku Antologi Puisi, Aksara Cinta Ramadhan bersama Menteri Agama Republik Indonesia tahun 2025.

Penghargaan ini diberikan kepada Dinda, Fadilah, Nasyiatul Afitro, Intan Abmai Sari, dan llviyah Eliza. Juga kepada para guru yakni M. Najamudin Thalib, S.Ag, Mardiansyah, S.Ag, Nurul Farida, S.Hum, Tiyas Yasinta. M.A, Indrie Noor Latifa, S.Pd, dan Erfan Sri Wahyudi, S.S. (Ajeng/Mardiansyah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....