Pembekalan Ustadz TPQ Ngaglik Tingkatkan Kualitas Pengajaran Alquran
- 04 Mei 2026 11:32 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Dalam rangka meningkatkan kualitas pengajaran Alquran serta memperkuat kompetensi tenaga pendidik TPA/TPQ, Badan Koordinasi TKA-TPA Rayon Ngaglik menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Ustadz-Ustadzah TPA/TPQ se-Kapanewon Ngaglik pada hari Minggu, 3 Mei 2026, bertempat di Masjid Baiturrahman Tegalmojo.
Kegiatan ini diikuti oleh 60 ustadz dan ustadzah dari berbagai lembaga TKA-TPA di wilayah Kapanewon Ngaglik. Acara berlangsung dengan tertib dan khidmat, dimulai dari registrasi peserta, pembukaan, Sambutan dari Takmir Masjid Baiturrahman Tegalmojo dan Ketua Badko TKA-TPA Rayon Ngaglik.
Dalam kesempatan tersebut, sambutan Ketua Badko TKA-TPA Rayon Ngaglik yang diwakili oleh Ketua III, Ustadz Aship Barhoya, S.Pt., menekankan pentingnya keseriusan para pendidik dalam meningkatkan kualitas diri.
“Pembekalan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas ustadz dan ustadzah dalam membina generasi Qurani. Diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh dan mengamalkan ilmu yang diperoleh,” ungkapnya.
Aship Barhoya menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi agenda kompetensi keilmuan.
“Kegiatan ini juga menjadi persiapan menghadapi Ujian Syahadah Tartil 1 yang Insyaallah akan dilaksanakan pada hari Minggu, 10 Mei 2026. Oleh karena itu, peserta diharapkan dapat memaksimalkan kesempatan ini sebagai bekal dalam mengikuti ujian tersebut,” ucapnya.
Kegiatan pembekalan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu:
Sesi I: Tartil dan Ayat Pilihan
oleh Ustadzah Imas Maswariyah, S.Pd.I
Dalam penyampaian materinya, beliau menekankan pentingnya kualitas bacaan Alquran khususnya dalam Bacaan Gharib yang sesuai kaidah tajwid dan tartil sebagai fondasi utama dalam pembelajaran.
“Seorang ustadz dan ustadzah harus menjadi contoh dalam bacaan Alquran. Ketika bacaan kita sudah baik dan benar, maka santri akan lebih mudah mengikuti dan meneladani,” ujarnya.
Sesi II: Juz Amma, Bacaan Sholat, dan Doa Sehari-hari
oleh Ustadz Hasan Asari, S.H., M.H.
Pada sesi ini disampaikan pentingnya penguasaan materi dasar keislaman yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
“Pengajaran TPA/TPQ tidak hanya fokus pada hafalan, tetapi juga pemahaman dan pembiasaan. Bacaan sholat dan doa sehari-hari harus benar-benar dikuasai agar dapat diamalkan oleh santri dalam kehidupan mereka, tanpa mempersoalkan perbedaan bacaan baik bacaan do'a maupun bacaan di dalam sholat,” ucapnya.
Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, ditandai dengan keaktifan dalam sesi tanya jawab. Hal ini menunjukkan tingginya semangat para pendidik dalam meningkatkan kualitas diri demi mencetak generasi Qur’ani yang unggul.
Kegiatan ditutup dengan doa, dengan harapan dapat mengikuti Ujian Syahadah Tartil 1 dengan baik, ilmu yang diperoleh dapat diamalkan secara konsisten dalam proses pembelajaran di masing-masing lembaga TKA-TPA.
Melalui kegiatan ini, Badan Koordinasi TKA-TPA Rayon Ngaglik berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan penguatan kapasitas ustadz-ustadzah sebagai garda terdepan dalam pendidikan Alquran di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....