Mahasiswa Ingin Sukses di Dunia Kerja?, Ini Rahasianya

  • 30 Apr 2026 16:17 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Personal Branding atau membangun reputasi profesional tidak dapat dilakukan secara instan saat mahasiswa lulus kuliah. Hal itu bisa diraih setiap individu, melalui proses yang terencana dan konsisten.

Pakar Komunikasi UMY, Hana Pratiwi menjelaskan, personal branding bukan sekadar pencitraan. Namun hal itu merupakan kebutuhan strategis bagi mahasiswa yang ingin sukses di dunia kerja.

Hana menggunakan analogi panggung pertunjukan, untuk menjelaskan pentingnya keselarasan identitas diri. Front stage mencakup penampilan, cara berkomunikasi, hingga lingkaran pertemanan yang terlihat di publik.

Namun, hal tersebut harus didukung oleh back stage yang kuat, yakni kebiasaan sehari-hari (habits) serta pola pikir yang dikonsumsi secara mental. ”Apa yang dibangun di belakang layar harus selaras dengan apa yang ditampilkan di depan.”

Ia juga menyoroti kecenderungan sebagian orang yang terjebak dalam pencitraan berlebihan. Menurutnya, personal branding yang sehat justru bertumpu pada kejujuran identitas.

Identitas profesional yang kuat lahir dari kesesuaian antara apa yang ditampilkan di media sosial, dengan tindakan nyata di kehidupan sehari-hari. Profil digital yang terlihat unggul, tetapi tidak didukung kompetensi, justru merusak kredibilitas.

Selain itu, Hana menekankan pentingnya manner atau tata krama sebagai pembeda utama di dunia kerja. Jika keterampilan teknis (hard skill) dapat dipelajari, maka sikap dan perilaku terbentuk dari kedisiplinan serta nilai yang dipegang individu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....