Lonjakan Daycare Yogyakarta, Orang Tua Diminta Lebih Selektif
- 29 Apr 2026 10:10 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kebutuhan layanan penitipan anak atau daycare di Yogyakarta terus mengalami peningkatan seiring tingginya aktivitas kerja dan mobilitas masyarakat perkotaan. Banyak keluarga kini mengandalkan daycare sebagai solusi praktis untuk memastikan anak tetap mendapatkan pengasuhan saat orang tua tidak dapat mendampingi secara langsung.
Fenomena ini tidak terlepas dari perubahan pola hidup masyarakat modern yang menuntut efisiensi waktu. Dengan jam kerja yang padat, keberadaan daycare menjadi alternatif penting dalam menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan tanggung jawab keluarga, terutama bagi pasangan suami istri yang sama-sama bekerja.
Namun, di tengah banyaknya pilihan daycare yang tersedia, orang tua diimbau untuk tidak hanya mempertimbangkan faktor lokasi atau biaya semata. Aspek keamanan, kenyamanan, serta kualitas pengasuhan menjadi hal utama yang harus diperhatikan sebelum menentukan tempat penitipan anak.
Pengamat pendidikan anak usia dini menegaskan bahwa pemilihan daycare yang tepat sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. “Daycare bukan sekadar tempat menitipkan anak, tetapi juga lingkungan pembentukan karakter dan emosi anak sejak dini,” ujarnya.
Sejumlah indikator dapat menjadi acuan dalam memilih daycare yang aman dan terpercaya. Salah satunya adalah memastikan legalitas dan izin operasional lembaga. Daycare yang memiliki izin resmi umumnya telah memenuhi standar tertentu yang ditetapkan oleh instansi terkait.
Selain itu, rasio antara pengasuh dan anak juga perlu menjadi perhatian. Jumlah pengasuh yang memadai memungkinkan setiap anak mendapatkan perhatian yang cukup sehingga risiko kelalaian dapat diminimalkan. “Jika jumlah anak terlalu banyak dibanding pengasuh, kualitas pengawasan tentu akan menurun,” katanya.
Faktor transparansi dan observasi langsung juga tidak kalah penting. Orang tua disarankan untuk mengunjungi lokasi daycare guna menilai kebersihan, keamanan, serta interaksi antara pengasuh dan anak. Respons anak setelah dititipkan pun perlu diperhatikan sebagai indikator kenyamanan. “Perubahan perilaku anak bisa menjadi sinyal apakah ia merasa aman atau tidak di lingkungan tersebut,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....