Fapet UGM Kembali Gelar Pelatihan Bagi Juleha

  • 21 Apr 2026 10:08 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Peningkatan kompetensi juru sembelih halal sangat penting untuk memastikan kehalalan produk ternak. Karena kehalalan dimulai dari proses penyembelihan, penanganan, hingga penyajian produk.

Untuk itu diharapkan para Juru Sembelih Halal (Juleha) memiliki pengetahuan sekaligus keterampilan atas kompetensi tersebut. Hal ini ditegaskan oleh Endy Triyannanto selaku Ketua Jagal Halal UGM saat pembukaan acara Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal, Jumat, 17 April 2026.

“Selain meningkatkan keterampilan tentu jejaring antar peserta akan terjalin intensif,” ujar Endy.

Dekan Fapet UGM Prof. Budi Guntoro menilai proses penyembelihan merupakan titik kritis dari seluruh rangkaian yang dilakukan oleh juleha. Karena mereka harus selalu memegang prinsip ASUH, yaitu Aman, Sehat, Utuh, dan Halal dalam rangkaian penyembelihan hewan.

“Juga thoyib, yakni bernilai baik dan memberikan manfaat positif bagi tubuh dan jiwa,” kata Budi.

Budi juga berpesan kepada para juleha untuk selalu mengedepankan kesejahteraan hewan ternak. Selain itu, dengan diraihnya sertifikasi kompetensi maka para juleha secara legal nantinya memiliki keterampilan baik keilmuwan dan etika yang diakui oleh pemerintah.

Ketua Panitia Kegiatan Ir. Cuk Tri Noviandi menjelaskan bahwa materi pelatihan didasarkan pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 147 Tahun 2022 yang mencakup sepuluh unit kompetensi, mulai dari penerapan syariat Islam, koordinasi pekerjaan, dan penerapan kesehatan serta keselamatan kerja hingga pemeriksaan fisik hewan. Kemudian juga teknik penyembelihan dan penetapan status kematian hewan.

Dalam kesempatan ini para peserta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mengasah bilah. Serta menyiapkan perlengkapan penyembelihan dan mempraktikkan teknik penyembelihan di lokasi praktik, sesuai standar BNSP.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....