Membangun Ketahanan Ekonomi Difabel
- 11 Apr 2026 10:56 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Ragam defabel yang ada seperti tuna daksa, tuna rungu, tuna wicara dan lain-lain, tidak menuntup kemungkinan untuk memiliki maupun mebuka peluang usaha sendiri, mendalami bisnis dan berkarya perlu di pahami minat yang pengen di dalami dengan serius agar hal yang dilakukan dapat maju dan berkembang.
“Berdaya dan berkarya menjadi selogan untuk memotivasi agar difabel tidak di pandang sebelah mata, mampu bersaing di tengah-tengah Masyarakat, apalagi pemerintah, komunitas, Masyarakat, maupun keluarga memberikan dukungan positif,” ucap Arie Wasesa Pratama Organisasi Difagana DIY, dalam dialog ruang disabilitas, sabtu 11 April 2026.
Sebagai disabilitas korban amputasi gempa jogja 2026, menjadikan dirinya bangkit dan berkembang menjadi relawan, saling memotivasi dengan sesama rekan difabel, peduli sesama dan berorganisasi menjadikan dirinya bertambah pengetahuan, relasi, bahka pelatihan yang mampu membawanya dalam kemandirian.
“Mengawali menjual jajanan pasar di pasar bringharjo, membuat telur asin, hinga kini menekuni bidan service hp dan konter sudah di Jalani, menjadikan sumber penghasilan untuk kehidupan sehari-hari, hal ini harus ditekuni dan ditelateni, mebaca peluang pasar yang ada, memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan menjadikan usaha mambu bertahan dan berkembang,” katanya.
Jangan mebatasi diri, berinteraksi dengan Masyarakat menjadikan orang yang memiliki kekurangan mampu berkolaborasi, hal ini juga mengatasi stikma negative, sehingga kepercayaan diri menigkat, lingkungan terbiasa dan menerima dengan kehadiran disabilitas ini, banyak relasi akan menjadikan peluang bisnis menjadi jalan rejeki. (Rifa Hanafi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....