Angka Konsumi Ikan DIY Duduki Peringkat Bawah
- 07 Apr 2026 18:15 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Rendahnya angka konsumsi Ikan Yokyakarta menjadi catatan merah yang harus di perbaiki menduduki nomor 2 dari bawah, maka dari itu gerakan makan ikan di gencarkan DKP dan DPRD DIY menlakukan Pelatihan Alih Teknolongi, pengolahan Ikan.
"Sehat kuat dan cerdas menjadi semboyan yang di gaungkan untuk meperbaiki minat makan ikan tersebut, dibagikan buku resep, konsumis olahan ikan, tak ketinggalan trspot bisa digunakan ibu-ibu untuk membeli ikan di pasar," Ujar Arif dari DKP Provinsi DIY dalam Angka Konsumi Ikan DIY duduki peringkat bawah
Rendahnya angka konsumsi Ikan Yokyakarta menjadi catatan merah yang harus di perbaiki menduduki nomor 2 dari bawah, maka dari itu gerakan makan ikan di gencarkan DKP dan DPRD DIY menlakukan Pelatihan Alih Teknolongi, pengolahan Ikan.
"Sehat kuat dan cerdas menjadi semboyan yang di gaungkan untuk meperbaiki minat makan ikan tersebut, dibagikan buku resep, konsumis olahan ikan, tak ketinggalan trspot bisa digunakan ibu-ibu untuk membeli ikan di pasar," Ujar Arif dari DKP Provinsi DIY dalam pelatihan ATI di Triharjo, Sleman, DIY, Selasa 7 April 2026.
Deddy Prastiwanan sebagai praktiai kuliner dan influencer menyampaikan Pokok Pikiran Dewan di hadirkan untuk menagani permasalahan kurangnya minat makan ikan, mengatasi gizi buruk atau standing di berbagai wilayah sasaran.
"Perbaikan dilakukan dengan memberikan dan membeklai kaum ibu sebagai garda terdepan untuk memberikan olahan ikan terbaik untuk keluarga di rumah," Katanya.
Basit Sugianto, S.E., M.M.
Komisi B DPRD DIY dalam hal tersebut juga menyampaikan selain diajarkan mengolah ikan dengan lezat menghidarkan rasa amis juga diharapkan dalam pelatiahan tersebut ibu-ibu juga memiliki kemapuan untuk menciptakan prodak umkm baru untuk meningkatkan perekonomian kluarga. (Rifa Hanafi)
Deddy Prastiwanan sebagai praktiai kuliner dan influencer menyampaikan Pokok Pikiran Dewan di hadirkan untuk menagani permasalahan kurangnya minat makan ikan, mengatasi gizi buruk atau standing di berbagai wilayah sasaran.
"Perbaikan dilakukan dengan memberikan dan membeklai kaum ibu sebagai garda terdepan untuk memberikan olahan ikan terbaik untuk keluarga di rumah," Katanya.
Basit Sugianto, S.E., M.M.
Komisi B DPRD DIY dalam hal tersebut juga menyampaikan selain diajarkan mengolah ikan dengan lezat menghidarkan rasa amis juga diharapkan dalam pelatiahan tersebut ibu-ibu juga memiliki kemapuan untuk menciptakan prodak umkm baru untuk meningkatkan perekonomian kluarga. (Rifa Hanafi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....