Perayaan Kamis Putih dan Jumat Agung, Apa Makna Sejatinya?

  • 03 Apr 2026 08:50 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tri Hari Suci merupakan rangkaian peringatan sengsara, wafat, hingga peralihan dari wafat menuju terang kebangkitan Yesus Kristus. Umat Katolik di seluruh dunia, memperingatinya melalui Kamis Putih, Jumat Agung, hingga Sabtu Vigili Paskah sebelum Minggu Paskah. Tahun 2026 ini, gereja Katolik memperingati tanggal 2 April untuk Kamis Putih, Jumat Agung pada 3 April, dan 4 April Sabtu Vigili. Sebelum pada Minggu, 5 April, memperingati Minggu Paskah.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), peringatan sudah dimulai sejak Kamis, 2 April 2026, sore maupun malam. Salah satunya di gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus Minomartani, Sleman. Misa Kamis Putih terselenggara selama dua kali. Misa pertama pukul 17.00 WIB dan misa kedua pukul 20.30 WIB.

Pada misa kedua yang dipersembahkan Romo Aloysius Rinata Hadiwardaya, MSF, mengajak umat untuk lebih peduli kepada sesama. Terutama yang lemah, kecil, miskin, dijauhi, dan tersingkir. Seperti yang diajarkan Yesus melalui peristiwa pembasuhan kaki. Peristiwa yang mencerminkan kerendahan hati dengan melayani.

“Salah satu tanda rendah hati adalah bisa mengampuni. Berani mengakui kesalahan serta mohon ampun,” katanya.

Pembasuhan kaki dalam Kamis Putih, memperingati peristiwa saat Yesus membasuh kaki para murid-Nya. Peristiwa yang mencerminkan kerendahan hati-Nya untuk melayani. Hingga setelah misa usai dilanjutkan dengan Tuguran. Tradisi dalam gereja Katolik Roma dimana umat berjaga-jaga di depan Sakramen Maha Kudus. Tradisi doa bersama yang bertujuan menemani Yesus saat berdoa di Taman Getsemani sebelum sengsara-Nya.

Setelahnya peristiwa sengsara dan wafat Yesus diperingati dalam Jumat Agung. Mengutip dari KomKat KWI, peringatan melalui doa jalan salib pagi hari dan ibadat Jumat Agung pada sore maupun malam hari. Beberapa gereja mengadakan tablo kisah sengsara dan wafat Yesus Kristus. Disebut Agung karena Yesus wafat bukan karena jahat, namun kasih-Nya kepada manusia sampai sehabis – habisnya.

Di Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus Minomartani, ibadat Jumat Agung berlangsung selama dua kali. Ibadat pertama pada Jumat, 3 April 2026, pukul 15.00 WIB, kedua pukul 18.00 WIB. Selain ibadat tatap muka, umat juga dapat menyimak melalui kanal Komsos Minomartani.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....