Indonesia Juara ke 5 Penyebar Hoax di Dunia

  • 29 Mar 2026 08:59 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sebuah pesan berantai masuk ke grup keluarga, mengabarkan sesuatu yang darurat. Tanpa pikir panjang, tanpa konfirmasi, pesan itu diteruskan. Sehingga tanpa sadar, pesan berantai tersebut telah ribuan kali diteruskan, tanpa diketahui kebenaran informasinya.

Kini alat pen-deliver informasi semakin banyak. Bahkan jumlah perangkat gawai di Indonesia lebih banyak dibandingkan jumlah penduduknya. Tak heran, Indonesia menjadi juara ke 5 dalam penyebaran hoax di dunia.

Hal tersebut terungkap saat Anggota Dewan Pers, Dr. Dra. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si menyampaikan pemaparannya dalam acara Goodtalk dan Perhumas, seperti dikutip dari akun youtube Good News From Indonesia pada Jumat 27 Maret 2026. ‘’Outlook media 2026, dari Prof. Burhanuddin Muhtadi menyebutkan bahwa Indonesia itu negara kelima pem-produksi hoax terbesar di dunia,’’ katanya.

Tentu, ini bukanlah sebuah berita yang baik. Lebih lanjut, perempuan yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama RRI periode 2010-2015 itu juga menyebutkan, kalau mau melihat krediblitas sebuah informasi, maka harus terus diverifikasi kebenarannya

‘’Kalau akan melihat apakah informasi itu kredibel atau tidak, tentu ada panduannya, ada pedomannya. Seharusnya memang memenuhi kaidah-kaidah kode etik jurnalistik,’’ ujarnya. Dengan berpegang pada kode etik jurnalistik, media/jurnalis diharapkan tetap menjadi rujukan utama dalam menyajikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, masyarakat pun perlu membangun kebiasaan untuk lebih percaya pada sumber informasi yang telah terverifikasi. Satu klik dapat menyebarkan informasi ke ribuan orang, tentunya kini kehati-hatian menjadi kunci. Ingat, satu pesan yang diteruskan tanpa berpikir panjang, justru bisa menjadi awal dari panjangnya rantai informasi yang menyesatkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....