Kembali ke Fitrah di Hari Raya Idul Fitri, Ini Penjelasan Ustaz Sholikhin
- 27 Mar 2026 18:46 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Suasana Idul Fitri masih terasa di tengah umat Islam yang baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah di bulan suci Ramadhan. Bulan Ramadhan adalah anugerah besar dari Allah SWT sebagai sarana untuk mendidik fitrah manusia . Menurut Ustaz Sholikhin SAg, MA, saat memberikan tausiahnya di acara siraman Rohani islam pro 4 RRI Yogyakarta fitrah itu yang melahirkan kemaslahatan tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga orang lain.
Ustaz Sholikhin menyebut beberapa sumber hukum Islam mengenai makna fitrah. Jika dari asal kejadian Fitrah dimaknai sebagai potensi, kecenderungan alami, atau watak kemanusiaan yang suci sebagaimana diciptakan Allah SWT. Sementara jika merujuk pada Alquran surat Ar-Rum ayat 30, fitrah adalah ciptaan Allah yang tidak boleh diubah dan merupakan jalan agama yang lurus. Ustadz Sholikhin juga mengutip hadits riwayat Bukhari dan Muslim, setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, dan orang tua yang membentuk orientasi keyakinannya kemudian.
Ustaz Sholikhin menyampaikan beberapa ulama membagi fitrah manusia menjadi dua kategori utama yakni Fitrah Jasadiyah Terkait dengan fungsi tubuh manusia atau fisik dan Fitrah Aqliyah Kemampuan manusia untuk berpikir rasional, kritis, inovatif, dan kreatif dalam mengembangkan ilmu pengetahuan demi kemaslahatan hidup.
Ustaz Sholikhin menutup kajiannya dengan pesan agar umat Islam tidak hanya merayakan Idul Fitri secara seremonial, tetapi benar-benar kembali ke asal kejadian yang suci/ fitrah dengan menjaga perilaku yang bersih dan membawa manfaat bagi sesama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....