Pelatihan ATI Dorong Inovasi Olahan Ikan Kampanye Gemarikan
- 12 Mar 2026 03:58 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) DIY menggelar pelatihan Alih Teknologi dan Informasi (ATI) dalam rangka kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di wilayah Tarudan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Rabu 11 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK serta para aktivis masyarakat setempat yang antusias mengikuti pelatihan pengolahan produk berbahan dasar ikan.
Pelatihan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPRD DIY) Umaruddin Masdar, S.Ag., serta mentor marketing dan branding Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) DIY Minni Gunawan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi sekaligus konsumsi makanan bergizi tinggi yang berasal dari ikan, sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk olahan perikanan.

Dalam kesempatan tersebut, Umaruddin Masdar menegaskan pentingnya gerakan Gemarikan sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Ia menilai konsumsi ikan perlu terus didorong karena memiliki kandungan protein dan nutrisi yang tinggi bagi kesehatan. “Kampanye Gemarikan tidak hanya soal meningkatkan konsumsi ikan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui pengolahan produk perikanan,” ujarnya.
Sementara itu, Minni Gunawan memberikan materi mengenai strategi inovasi produk dan pemasaran modern bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Ia menekankan bahwa produk olahan ikan perlu dikembangkan dengan kreativitas agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Menurutnya, inovasi dalam pengolahan makanan berbahan dasar ikan dapat memperpanjang masa edar produk sekaligus memperluas jangkauan pasar. “Pelaku UMKM perlu berani berinovasi dalam pengemasan, branding, hingga strategi pemasaran agar produk olahan ikan memiliki daya saing yang lebih kuat,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa penerapan konsep marketing modern sangat penting untuk mendukung pertumbuhan usaha kecil berbasis perikanan. Melalui pelatihan ATI, para peserta diharapkan dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk memperkenalkan produk mereka secara lebih luas, termasuk melalui platform digital.
Minni menegaskan bahwa keberhasilan program Gemarikan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. “Kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat menjadi kunci utama agar program Gemarikan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan gizi serta perekonomian masyarakat,” ucapnya.