Mimbar Agama Katolik: Bermatiraga dengan Bahagia
- 04 Mar 2026 15:01 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Bahagia adalah sebuah keputusan pribadi. Begitu juga saat bermatiraga. Hal ini disampaikan penyuluh Katolik kota Yogyakarta, Felicitas Tiwi, saat melakukan proses rekaman di studio rekaman RRI Yogyakarta. Proses rekaman berlangsung Rabu, 4 Maret 2026.
“Bahagia tidak membutuhkan syarat apapun. Cukup bersyukur menikmati hari ini detik ini,” katanya.
Menurutnya bahagia sejati berkaitan dengan kemerdekaan, tidak bergantung kepemilikan. “Artinya semua bergantung pada pikiran kita,” ujarnya lebih lanjut.
Termasuk pikiran bahagia saat berpantang pada masa Pra Paskah, sesuai tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2026. Dalam kurun waktu ini, umat Katolik diajak bermatiraga maupun menyangkal diri.
Tiwi mengajak umat mengolah pikiran supaya bahagia saat bermatiraga. “Menuruti iman Katolik, bahagia itu mampu menyatukan kehendak diri dengan kehendak Tuhan,” ucapnya. Lebih lanjut ia mengajak umat bersyukur dalam segala hal serta fokus dalam segala pelayanan. “Sehingga kita terbebas dari segala macam ketergantungan materi,” katanya.
Topik tersebut diangkat dalam Mimbar Agama Katolik Pro 1 Jogja, sesuai dengan tema APP 2026. Mengutip laman Keuskupan Agung Semarang (KAS), tema yang diambil “Gereja Berjuang Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera”.
Tema tersebut menjadi Arah Dasar IX 2026 hingga 2030 Keuskupan Agung Semarang (ARDAS KAS). Fokusnya adalah Gereja yang bahagia, inspiratif, dan menyejahterakan.
Selengkapnya hasil rekaman tersebut, dapat disimak dalam program acara Mimbar Agama Katolik, Jumat, 6 Maret 2026. Selain melalui frekuensi FM 91,1, dapat juga disimak melalui kanal streaming RRI Digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....