Perguruan Tinggi Harus Kuatkan Kajian Sosial

  • 03 Mar 2026 14:02 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mendorong perguruan tinggi, untuk memperkuat kembali kajian-kajian sosial. Agar, para civitas di dalamnya punya kontribusi akademik bagi bangsa Indonesia.

”Universitas tidak boleh hanya jadi pabrik lulusan,” katanya dalam Malam Refleksi Milad ke-45 UMY pada Sabtu, 28 Februari 2026. ”Tapi harus jadi pusat produksi pengetahuan, yang bisa membimbing arah kebijakan publik.”

Selain itu, ukuran keberhasilan universitas hendaknya bukan hanya peringkat nasional atau global. Namun yang lebih penting adalah, manfaatnya bagi masyarakat.

”Jika kita ingin kebijakan publik kita lebih tepat sasaran, fondasi sosiologinya harus diperkuat sejak dari ruang-ruang akademik,” katanya.

Di tengah arus modernisasi dan percepatan teknologi, dimensi sosial tidak boleh diabaikan. Justru ketika masyarakat semakin majemuk dan dinamis.

”Kebutuhan akan analisis sosial yang tajam dan berbasis riset menjadi semakin mendesak,” katanya.

Melalui penguatan sosiologi dan ilmu-ilmu sosial lainnya, Iqbal berharap kebijakan publik Indonesia lebih responsif. Juga kontekstual, dan menjawab kebutuhan riil masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....