Fakultas Filsafat UGM Wisuda 30 Sarjana
- 25 Feb 2026 21:36 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan acara pelepasan wisudawan Program Sarjana dalam rangka Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa, 25 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Persatuan, Fakultas Filsafat UGM, usai para lulusan mengikuti prosesi wisuda universitas di Grha Sabha Pramana UGM. Sebanyak 30 mahasiswa resmi menyandang gelar Sarjana Filsafat pada periode ini.
Dari total lulusan, 21 orang atau 70 persen meraih predikat pujian (cum laude), sementara sembilan lainnya memperoleh predikat sangat memuaskan. Capaian tersebut menjadi indikator konsistensi performa akademik mahasiswa Fakultas Filsafat UGM, sekaligus mencerminkan kualitas pembelajaran yang dijalankan selama masa studi.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Filsafat UGM menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan dan orang tua yang telah mendampingi proses pendidikan. Ia menekankan bahwa kelulusan merupakan hasil kerja bersama antara mahasiswa, keluarga, dan sivitas akademika.
“Hari ini putra-putri bapak dan ibu yang beberapa tahun lalu dititipkan kepada kami telah menyelesaikan seluruh kewajiban akademiknya dan secara sah diwisuda. Ini adalah capaian besar kita bersama,” ujarnya.
..webp)
Dekan juga mengingatkan bahwa kelulusan menandai awal fase baru kehidupan para sarjana. Ia mendorong lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di tengah masyarakat. “Setelah ini saudara-saudara kembali ke masyarakat, menerapkan apa yang telah dipelajari. Di sektor apa pun nanti saudara bekerja, semua sama mulianya selama memberi manfaat bagi umat manusia,” ucapnya.
Perwakilan wisudawan Edo Saut Hutapea, yang dinobatkan sebagai lulusan terbaik dengan IPK 3,95 dan masa studi 4 tahun 3 bulan 8 hari, mengajak rekan-rekannya merefleksikan makna kelulusan sebagai sarjana filsafat. Ia menyoroti pentingnya mempertahankan daya kritis di tengah tuntutan dunia kerja.
“Studi filsafat kita secara formal telah berakhir. Namun pertanyaan ‘setelah ini, lalu apa?’ adalah pertanyaan yang tidak mungkin tidak kita refleksikan,” ujarnya.
,%20di%20Ruang%20Sidang%20Persatu.webp)
Selain Edo, penghargaan juga diberikan kepada Venerini Renistya Sasti Kelana sebagai lulusan tercepat sekaligus termuda dengan masa studi 3 tahun 4 bulan 7 hari atau tujuh semester dan IPK 3,80. Ia merupakan peserta angkatan pertama Program Fast Track Sarjana–Magister dan saat ini tengah menempuh studi Magister (S2) di semester kedua. Capaian tersebut menjadi bukti terbukanya jalur percepatan studi bagi mahasiswa berprestasi di lingkungan fakultas.
Mewakili orang tua wisudawan Thomson Hutapea menyampaikan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika Fakultas Filsafat UGM atas pendampingan selama proses studi. Ia menilai lingkungan akademik berperan besar dalam membentuk karakter dan pola pikir mahasiswa.
“Terima kasih saudara-saudari telah terlibat langsung dalam perjalanan kuliah anak-anak kami. Pengaruh saudara sedikit banyak hadir dalam cara mereka berpikir, sebagai teman, kolega, dosen, bahkan sebagai orang tua,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....