Gavriel Sangkakala Perkuat Musik Anak Indonesia
- 23 Feb 2026 23:22 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Produser dan pencipta lagu anak asal Yogyakarta, Gavriel Sangkakala Suherman mencatatkan capaian signifikan di industri musik nasional. Hingga awal 2026, karya-karyanya telah menembus sekitar 25 juta tayangan di berbagai platform digital, memperkuat posisinya sebagai salah satu produser muda yang konsisten mengembangkan musik anak Indonesia.
Lahir pada 16 Desember 2001, Gavriel merupakan lulusan cumlaude Program Studi Penciptaan Musik, Mayor Piano Pop Jazz, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta pada 2024 dengan IPK 3,81. Karya skripsinya berjudul “Arti Kehidupan” menghadirkan komposisi lagu anak berbasis pendekatan eksploratif aspek intramusikal ritme dengan format ansambel campuran, yang memperlihatkan kekuatan akademik sekaligus kreativitas musikalnya.
Sejak masa sekolah, prestasinya telah menonjol. Pada 2018, ia meraih Juara 1 Essex Indonesia Piano Competition serta Juara 1 Lomba Musikalisasi Puisi tingkat SMA dalam ajang Temu Kolese se-Indonesia. Berbekal pengalaman tersebut, Gavriel aktif mengajar piano dan hingga kini telah membimbing sekitar 50 murid dari berbagai daerah dengan rentang usia 3 hingga 72 tahun.
Di ranah produksi, Gavriel tercatat telah mengaransemen ratusan lagu anak Indonesia. Salah satu karya terpopulernya, “Samantha Papa Mama” bersama Evelyn Samantha, mencatat sekitar 12 juta tayangan di YouTube, menjadi salah satu lagu anak dengan capaian digital yang menonjol dalam beberapa tahun terakhir.
Ia juga terlibat sebagai produser dan arranger untuk delapan lagu dalam album Kesukaanku milik Miel Caerol. Proyek tersebut berkontribusi pada penghargaan yang diterima Miel dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai Pencipta Lagu Anak Termuda Indonesia 2025. Dalam konferensi pers dan konser perayaan rekor tersebut, Gavriel dipercaya sebagai Music Director yang memainkan aransemen album secara langsung di atas panggung.

Sejumlah produksinya juga menembus forum internasional. Musik karyanya digunakan dalam perhelatan BATIK DAY IISMA 2023 di Vytautas Magnus University, Lithuania. Keterlibatan ini memperluas jangkauan karya Gavriel hingga ke panggung global, sekaligus memperkenalkan warna musik anak Indonesia di lingkungan akademik internasional.
Selain fokus pada lagu anak, Gavriel aktif sebagai performer piano jazz. Ia tampil di berbagai festival, termasuk Ngayogjazz 2023 dan 2025. Pada 2026, ia juga tampil dalam Gospel International Festival (GIFEST 2026), mengiringi Hillsong Australia dan Andy Ambarita serta berbagi panggung dengan Ron Kenoly dan Israel Houghton.
Di bidang bisnis kreatif, Gavriel mendirikan brand produksi GG Production (VIEL) yang berfokus pada pengembangan musik anak, Pop-Jazz, dan rohani. Sejak 2024, ia dipercaya sebagai Korg Demonstrator, dan pada 2026 menjadi Key Opinion Leader untuk Hercules Stand KS-410B Double. Ia juga bisa memproduksi berbagai jingle institusi, termasuk Jingle K-24 dan proyek musik untuk lembaga pendidikan maupun rumah sakit di Yogyakarta. “Kesempatan takkan terulang untuk melayani. Setiap peluang harus dijawab dengan karya terbaik,” ujarnya.
Gavriel menegaskan bahwa prinsip tersebut menjadi fondasi dalam setiap proses kreatif yang ia jalani. “Kalau memang itu berkatku, ujungnya kembali jadi berkatku,” katanya saat ditemui di rumahnya, Senin, 23 Februari 2026.
Ke depan, Gavriel menargetkan penguatan posisi sebagai produser dan pencipta lagu anak di tingkat nasional. Ia berkomitmen membangun production house lagu anak dan rohani serta membidik penghargaan musik nasional dan internasional sebagai visi jangka panjang. “Saya ingin setiap karya menjadi milestone dan warisan yang berdampak, bukan hanya populer sesaat,” ucapnya.
Untuk kebutuhan kolaborasi produksi lagu anak, aransemen, jingle, maupun proyek lagu rohani dan lagu Pop-Jazz, Gavriel dapat dihubungi melalui Instagram @gavriel_sangkakala.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....