JPW Desak Polda DIY Usut Kasus Teror
- 19 Feb 2026 22:04 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Jogja Police Watch (JPW) mendesak Polda DIY, untuk mengusut tuntas dugaan teror kepada Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto. Sebab, teror juga menimpa keluarga Tiyo dan sejumlah pengutus BEM UGM.
Kepala Divisi Humas JPW Baharudin Kamba melihat, belum ada tindakan apapun yang diambil Polda DIY, terkait teror yang menimpa Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto. ”Polisi terkesan memilih diam,” katanya, Kamis, 19 Februari 2026.
JPW menduga, teror yang dialami Ketua BEM UGM, ada kaitannya dengan sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah. Mulai dari soal MBG, dan kemudian Tiyo berkirim surat ke lembaga internasional UNICEF atas tragedi siswa SD di NTT.
”Kasus siswa di NTT yang mengakhiri hidupnya karena persoalan ketidakmampuan orangtuanya secara ekonomi untuk membelikan pensil dan buku,” ucapnya.
Menurut Baharudin, dugaan teror yang dialami Ketua BEM UGM mengingatkan pada situasi yang dialami kalangan aktivis di masa Orde Baru. Apalagi ada ancaman, ”Culik Mau?, jelas itu ancaman serius yang harus diusut oleh pihak kepolisian.”
Suara-suara kritis dari para aktivis seharusnya menjadi evaluasi bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan. Terutama terhadap kebijakan saat ini seperti program MBG yang dipaksa meggerus anggaran dari sektor pendidikan.
JPW juga berharap, teror terhadap sejumlah aktivis termasuk aktivis yang saat ini masih menjadi tahanan politik (tapol) seperti Perdana Arie, tidak menyurutkan semangat mereka untuk tetap kritis. ”Teror dan proses hukum hanyalah cara pengecut.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....