Pokjaluh Bantul Dorong Koperasi Majelis Taklim Mandiri

  • 05 Feb 2026 20:32 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta : Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Bantul, Hj. Nuraeni MPd, menegaskan pentingnya pemberdayaan ekonomi umat melalui penguatan koperasi berbasis majelis taklim. Menurutnya, majelis taklim tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembinaan keagamaan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Hj. Nuraeni MPd saat memimpin rombongan Pokjaluh Bantul dalam kegiatan studi tiru ke Pokjaluh Kabupaten Klaten, Rabu 4 Februari 2026. Kegiatan ini turut diikuti oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Bantul, H. Sugito S.Ag, MSI.

Dalam keterangannya, Hj. Nuraeni menjelaskan bahwa koperasi berbasis majelis taklim dapat menjadi sarana efektif untuk menggerakkan ekonomi umat secara berkelanjutan. “Majelis taklim memiliki jamaah yang solid, sehingga sangat potensial dikembangkan menjadi basis koperasi yang sehat dan produktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemberdayaan ekonomi melalui koperasi juga sejalan dengan peran strategis penyuluh agama dalam mendampingi masyarakat, baik dalam aspek spiritual maupun sosial ekonomi. “Penyuluh agama harus hadir memberikan solusi nyata bagi kesejahteraan umat,” katanya.

 Foto Kebersamaan Pokjaluh Bantul dan Klaten dalam studi tiru menjadi langkah strategis memperkuat pemberdayaan ekonomi umat. (Foto: Pokjaluh Bantul)


Rombongan Pokjaluh Bantul disambut langsung oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Klaten, Wahib MPd, bersama Ketua Pokjaluh Klaten, M. Zuhri. Dalam sambutannya, Wahib MPd mengapresiasi kunjungan studi tiru tersebut sebagai bentuk sinergi antardaerah dalam penguatan program kepenyuluhan.

Ketua Pokjaluh Klaten, M. Zuhri, memaparkan sejumlah praktik baik yang telah dijalankan, khususnya pengembangan koperasi yang melibatkan majelis taklim sebagai basis keanggotaan. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi bagi Pokjaluh Bantul dalam mengembangkan program serupa, ucapnya.

Melalui kegiatan studi tiru ini, Pokjaluh Bantul berharap dapat mengadaptasi model pemberdayaan ekonomi yang telah berjalan di Klaten. “Kami optimistis koperasi berbasis majelis taklim dapat menjadi motor penggerak ekonomi umat di Bantul,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....