Belajar Seni dan Budaya di Lembah Desa Pulutan

  • 29 Jan 2023 19:05 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Gunungkidul: Bertempat di Lembah Desa Pulutan, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Jama’ah Seni Islami Lembaga Seni Budaya dan Olahraga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunungkidul menggelar kegiatan pentas seni bertajuk Gelar Budaya Sastra Ngajeni pada Sabtu (28/1/2023). Kantunan musik dengan lirik-lirik Islami membersamai para pengunjung lokasi wisata yang tengah hits di Kabupaten Gunungkidul tersebut.

Ketua LSBO PDM Gunungkidul, Jayadi mengatakan, selain lantunan lagu lagu islami juga disuguhkan geguritan atau puisi jawa baru oleh seniman yg berasal dari Semanu Ki Wahyu Setiawan dengan judul Pagebluk Tanda Tresna.

“Dari unggah-ungguh Jawa, kita kenal kalimat Ngajeni yaitu Ngapurancang yang berarti bersikap sopan, Jempol yg berarti baik atau bagus dan ni yg berarti injih yang berarti tidak suka membangkang,” kata Jayadi.

Ngajeni juga berari kemampun diri untuk menghargai orang lain hormat kepada yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda. Jayadi menyebut, dalam geguritannya, Ki Wahyu Setiawan membahas makna "Sing sapa ngajeni mring wong liya uripe bakal kajen".

“Seluruh donasi pengunjung diserahkan ke pihak pengelola Lembah Desa untuk membantu pembangunan Mushola sarana penunjang Lembah Desa Pulutan dan juga diserahkan 10 wakaf Mushaf Al Qur'an oleh Manajer JSI Kamilasyada,” pungkas dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....