Pedagang Pasar Prawirotaman Antusias Cek Kesehatan Gratis
- 29 Jul 2026 13:21 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Puskesmas Mergangsan menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diperuntukkan bagi para pedagang di Pasar Prawirotaman, Yogyakarta. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini serta pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) dan kanker pada masyarakat, khususnya kalangan pedagang pasar.
Penanggung Jawab Program PTM Puskesmas Mergangsan, dr. Wahyu Budi Handayani, Rabu 29 Juli 2026 menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program pemeriksaan rutin tahunan yang ditujukan kepada kelompok masyarakat produktif, termasuk para pedagang pasar.
"Untuk pemeriksaan kesehatan di Pasar Prawirotaman hari ini sebenarnya merupakan pemeriksaan rutin tahunan yang kami lakukan. Kami memiliki beberapa sasaran pedagang di pasar untuk pemeriksaan kesehatan," ujar dr. Wahyu saat ditemui di lokasi kegiatan.
Sebelum menyasar Pasar Prawirotaman, Puskesmas Mergangsan juga telah melaksanakan rangkaian pemeriksaan kesehatan serupa di berbagai sekolah dan instansi di wilayah kerja mereka.
Dalam kegiatan skrining kali ini, layanan pemeriksaan difokuskan pada penyakit-penyakit tidak menular yang umum ditemui, seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Selain itu, petugas juga memberikan layanan skrining khusus bagi kaum wanita, meliputi pemeriksaan kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks). Untuk mengoptimalkan pemeriksaan kanker leher rahim, Puskesmas Mergangsan menggandeng pihak ketiga yakni Laboratorium Parahita.
Salah satu syarat administrasi bagi peserta yang ingin mengikuti skrining ini adalah memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif. Meskipun pemeriksaan kanker leher rahim dan payudara acapkali dihindari sebagian wanita karena rasa takut atau malu, namun antusiasme pedagang di Pasar Prawirotaman justru sangat tinggi. Sejak pagi, tampak antrean warga dan pedagang yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya.
Sementara itu Ketua Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Pasar Prawirotaman, Sri Suyanti mengungkapkan kegiatan layanan gratis ini merupakan agenda rutin yang selalu dinantikan karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat pasar.
"Respon dari para pedagang sangan bagus dan menyenangkan, banyak yang ikut mendaftar. Untuk kuota kita hanya 100 orang, meliputi cek tekanan darah, pemeriksaan gula darah dan pengukuran tinggi, berat badan dan lingkar perut. " kata Sri Suyanti.

Selain diikuti oleh pedagang, layanan kesehatan ini juga menjangkau komunitas pasar lainnya seperti buruh gendong, tukang becak, hingga petugas kebersihan dan juru parkir.
Selama ini para pedagang pasar sering kali mengalami kendala waktu untuk memeriksakan diri secara mandiri ke puskesmas atau klinik kesehatan karena kesibukan berjualan dari pagi hingga siang hari. Oleh karena itu, skema "jemput bola" melalui kegiatan di pasar ini dinilai sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....