Sampah Bisa diubah Menjadi Energi, Begini Prosesnya

  • 31 Mei 2026 12:31 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi siapa sangka sampah juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Tentunya dengan teknologi yang tepat, sampah dapat diolah menjadi listrik maupun energi panas yang berguna bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Peneliti Pusat Studi Energi UGM, Ahmad Rahma Wardhana, S.T., M.Sc. dalam siaran Beranda Astacita di Programa 1 RRI Yogyakarta pada Sabtu 23 Meli 2026 lalu. Menurutnya, salah satu metode yang banyak digunakan adalah mengubah sampah menjadi energi melalui proses pembakaran.

Namun, sampah yang dibakar harus melalui proses pemilahan terlebih dahulu agar lebih efektif dan aman. “Prinsipnya, sampah dibakar untuk menghasilkan panas. Panas ini digunakan untuk memanaskan air hingga menjadi uap. Uap kemudian memutar turbin, dan turbin memutar generator yang menghasilkan listrik,” ujarnya.

Menurut Ahmad, mekanisme tersebut sebenarnya serupa dengan pembangkit listrik tenaga uap yang selama ini digunakan. Perbedaannya terletak pada sumber bahan bakarnya.

Jika pembangkit konvensional menggunakan batu bara, maka pada teknologi waste to energy bahan bakarnya berasal dari sampah yang telah dipilah. Selain melalui pembakaran, sampah juga dapat diolah menjadi energi dalam bentuk biogas. Biogas umumnya berasal dari sampah organik, baik limbah rumah tangga maupun kotoran ternak, terutama sapi.

Lalu, jenis sampah apa saja yang dapat diolah menjadi energi? Tidak semua jenis sampah dapat diolah menjadi energi dengan cara yang sama. Proses pemilahan menjadi kunci utama agar pengolahan sampah menjadi listrik dapat berjalan efektif sekaligus aman bagi lingkungan.

‘’Yang paling mudah itu memang sampah organik yang sudah kering. Atau sampah-sampah lain yang memang bukan termasuk limbah B3, B3 itu yang bahan berbahaya dan beracun gitu,’’ ucapnya. Ahmad menambahkan, saat ini tantangannya hanya di pemilahan. Pemilahan sampah sejak dari sumber menjadi langkah yang sangat penting.

Dengan pemilahan yang baik, sampah yang layak diolah menjadi energi dapat dipisahkan dari limbah berbahaya sehingga risiko pencemaran dapat diminimalkan. ‘’Kalau itu tidak kita kendalikan dari pemilahan, kemudian sampah ini waton dibakar begitu, nanti yang terjadi emisinya bukan hanya karbon dioksida, karbon monoksida, tapi juga zat-zat beracun lain terlepas ke udara begitu,’’ ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....