AHY Optimis Pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo Sesuai Target

  • 24 Apr 2026 18:10 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Kulon Progo – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Lendah, Kulon Progo, Jumat 24 April 2026. Proyek dengan total anggaran sebesar Rp214 miliar ini, merupakan satu-satunya Sekolah Rakyat yang tengah dibangun di wilayah DIY sebagai bagian dari program strategis nasional.

Dalam keterangannya, Menko AHY menjelaskan bahwa sekolah ini dibangun di atas lahan seluas 7,1 hektare dengan konsep kawasan terintegrasi yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA. Fasilitas yang disediakan cukup lengkap, meliputi ruang kelas, asrama, kantin, hingga sarana olahraga seperti lapangan sepak bola dan basket.

AHY menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan implementasi visi dan misi Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

"Sekolah Rakyat menjadi solusi bagi keluarga prasejahtera dan masyarakat berpenghasilan rendah. Semua biaya ditanggung oleh negara, mulai dari biaya pendidikan, makan, pakaian, hingga buku dan perlengkapan sekolah lainnya," ujarnya.

Sekolah ini akan mampu menampung 1.080 anak didik. Fokusnya adalah pengembangan prestasi siswa agar siap melanjutkan ke perguruan tinggi atau terserap di dunia kerja.

Hingga saat ini, tutur AHY, progres pembangunan telah mencapai angka 38 persen dengan sedikit deviasi atau keterlambatan sekitar 3-5 persen dari target awal. Namun, AHY optimis proyek ini dapat rampung sesuai jadwal pada Juni 2026.

AHY menuturkan, Beberapa langkah percepatan akan diambil seperti dengan penambahan Tenaga Kerja yang saat ini yang berjumlah sekitar 840 orang. Optimalisasi Alat Berat juga dilakukan dengan Memaksimalkan penggunaan infrastruktur teknis di lapangan.

Intensitas Pengerjaan juga akan ditingkatkan dengan pengerjaan secara intensif pagi, siang, dan malam dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan kerja.

Proyek ini ungkap AHY, memberikan dampak positif bagi ekonomi di sekitar Kulon Progo. Material bangunan sebagian besar diambil dari wilayah lokal, dan keterlibatan ratusan pekerja dari berbagai daerah turut menghidupkan UMKM serta penginapan warga di sekitar lokasi proyek.

"Saya menitipkan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Bupati dan jajaran Kementerian PU untuk terus mengawal proyek ini bersama-sama. Kita pastikan tuntas tepat waktu tanpa ada permasalahan di kemudian hari," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....