Poklahsar Wanita Lahirkan Cuan dari Olahan Ikan
- 23 Apr 2026 17:02 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kelompok Pengolah dan Pemasar atau POKLAHSAR kini menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi perempuan desa Indonesia. Pada obrolan santai bersama Isna Bahtiar selaku narasumber yang aktif pada pembinaan kelompok wanita di kalurahan, inovasi pengolahan ikan terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga secara signifikan cukup sangat.
POKLAHSAR merupakan wadah masyarakat khususnya ibu-ibu desa untuk mengolah ikan mentah menjadi produk pangan bernilai jual tinggi sekali. Dalam kelompok ini anggota mendapatkan pembinaan kualitas produksi serta strategi pemasaran agar mampu menjangkau pasar lebih luas lagi.
Berbagai produk unggulan berhasil dikembangkan seperti lele asap dari Galur yang diproduksi turun-temurun dengan kapasitas harian besar sekali. Selain itu terdapat crispy ikan dan cumi yang menjadi primadona oleh-oleh di kawasan wisata pantai selatan Yogyakarta juga.
Inovasi kekinian turut hadir melalui menu pizza lele yang menyasar pasar anak muda serta kafe modern yang berkembang pesat. Produk-produk tersebut menunjukkan kreativitas perempuan desa dalam mengolah sumber daya lokal menjadi komoditas ekonomi bernilai tinggi dan tentunya berkelanjutan.
Dari sisi ekonomi usaha tentu memberikan memberikan keuntungan yang cukup besar dan menjanjikan dengan harga lele asap mencapai lima puluh ribu rupiah per kilogram. Sementara crispy ikan laut dijual pada kisaran tiga puluh hingga tujuh puluh ribu rupiah per kilogram, yang tentu saja cukup menguntungkan.
Strategi pemasaran yang digunakan semakin berkembang mulai dari pasar tradisional hingga pemanfaatan media sosial dan sistem pre order untuk teman-teman yang sedang mau merintis. Selain itu kelompok juga menjalin kemitraan dengan warung kuliner serta kafe modern untuk memperluas distribusi produk olahan mereka.
“Ada tiga hal yang menjadi manfaat dari poklahsar ini. Bisa berusaha dengan olahan ikan, produknya juga produk yang bergizi, dan tentunya Anak dan bapak di rumah dapat asupan gizi gratis, jadi sekali angkat sauh, tiga pulau terlampaui” ujar pak Isna Bahtiar sebagai narasumber Mbangun Desa yang juga aktif pada pembinaan kelompok wanita di kalurahan.
Isna Bahtiar juga menegaskan usaha ini dapat dilakukan dari rumah dengan modal relatif kecil namun mampu menghasilkan pendapatan signifikan. Melalui pembinaan berkelanjutan POKLAHSAR diharapkan memperkuat kemandirian ekonomi perempuan desa sekaligus meningkatkan konsumsi ikan masyarakat secara luas sekali. (Gilang)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....