Pemerintah Dorong Perusahaan Sediakan CKG untuk Pekerja
- 30 Jan 2026 16:11 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul - Pemerintah terus mengejar capaian masyarakat dalam mengakses program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Salah satunya dengan mendorong perusahaan melakukan CKG tersebut kepada para pegawainya.
Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengatakan ada dua program unggulan pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Pertama yakni melalui Badan Gizi Nasional (BGN), dengan program Makan Bergizi Gratis untuk mengatasi kurang gizi dan stunting
"Kedua cek kesehatan gratis dan pemberantasan tuberculosis (TB), seperti yang dilakukan hari ini," ujarnya usai meninjau CKG di pabrik milik PT HM Sampoerna TBK di Bantul, Jumat, 30 Januari 2026.
Pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan meliputi tekanan darah, skrining TB, dan gula darah. Hal ini menurut Wamenkes penting, untuk mencegah penyakit kronis tidak menimpa mereka yang berada di usia produktif.
"Di sini ada 1.300 orang, seandainya ada 40 yang punya tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, ya di sini juga ada tenaga kesehatan yang bisa mengecek, juga memastikan konsumsi obat-obatan terkontrol, agar bisa bekerja sampai pensiun," katanya.
Kehadirannya ke pabrik tersebut menurutnya memang ditujukan sebagai bagian dari sosialisasi program pemerintah. Serta memastikan para pekerja di Indonesia sehat dan bisa produktif.
Kepala Dinas Kesehatan DIY dr. Gregorius Anung Trihadi mengatakan pihaknya mendukung program CKG ini. Salah satunya memang dilakukan menyasar perusahaan dan komunitas. (par)
"Dengan CKG ini momentum, kami sudah sering kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja untuk cek kesehatan karyawan. Tapi ini diperkuat, dengan melibatkan Puskesmas agar data mereka masuk sebagai data dasar kesehatan di DIY," ujarnya.
Tahun ini pihaknya akan kembali menggelar pemeriksaan kesehatan pekerja pada bulan Februari mendatang, bertepatan dengan bulan K3. Pemerintah daerah (Pemda) menurutnya terus mendorong pemeriksaan kesehatan pekerja melalui Dinas Tenaga Kerja.
"Tanggung jawab tenaga kerja ini kami ikut dalam memastikan kesehatannya dengan program yang diampu pemerintah. Perusahaan biasanya juga punya poliklinik, tetapi kini disesuaikan dengan program CKG ini," ujarnya.
Presiden Direktur PT HM Sampoerna TBK Ivan Cahyadi menyambut baik program CKG yang digelar di perusahaannya. Menurutnya perusahaan juga perlu untuk mendukung program negara.
"Tidak hanya di Bantul sini, tetapi juga akan kami gelar di 48 pabrik kami di 28 kabupaten agar bermanfaat. Karena ini tugas dan tanggung jawab bersama," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....