TK ABA Kasatriyan Giripeni dipadati Para Ayah
- 20 Des 2025 07:35 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Kulon Progo : Suasana berbeda terlihat di TK ABA Kasatriyan, Giripeni, Wates pada hari Jumat (19/12/2025). Puluhan ayah terlihat memadati area sekolah untuk mengambil laporan hasil belajar atau rapor putra-putri mereka. Kehadiran para ayah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program GEMAR (Gerakan Ayah Mengambil Rapor) yang sedang digalakkan pemerintah untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak.
"Alhamdulilah, pengambilan rapor hari ini didominasi para ayah," ujar Amirah, Kepala Sekolah TK ABA Kasatriyan.
Salah satu wali murid, Bayu Irawan, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan langkah yang sangat positif untuk menyadarkan para ayah akan pentingnya peran mereka dalam pengasuhan. Ia menekankan bahwa meskipun program ini terasa seperti sebuah "paksaan" dari pemerintah, hal tersebut diperlukan sebagai stimulus agar ayah tidak hanya hadir dalam urusan nafkah, tetapi juga dalam urusan pendidikan.
"Minimal kalau tidak bisa hadir setiap hari dalam pengasuhan, minimal hadir dalam pendidikan untuk mengetahui pencapaian anak, perkembangan kognitif, hingga emosionalnya di sekolah," ujar Bayu.
Gerakan ini juga menjadi upaya untuk menjawab keprihatinan atas data yang menyebut bahwa sekitar 15 juta anak di Indonesia kehilangan sosok ayah (fatherless). Bayu menyampaikan dalam sebuah filosofi bahwa jika ibu adalah madrasah pertama (al-ummu madrasatul ula), maka ayah adalah kepala sekolahnya (wal-abu mundiruha). Sebagai "kepala sekolah", ayah berperan sebagai pemimpin, panutan, dan manajer yang memantau setiap langkah perkembangan anak.
Senada dengan Bayu, wali murid lain, Dwi Ariyanto, juga antusias mengikuti gerakan ini. Menurutnya, gerakan ini membantu ayah untuk tahu perkembangan pendidikan anak di sekolah. Ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah tapi harus bisa berkolaborasi dengan ibu dalam urusan tumbuh kembang dan pendidikan anak.
Kehadiran para ayah di TK ABA Kasatriyan Giripeni ini diharapkan menjadi pemicu keterlibatan mereka terus konsisten. Tidak hanya saat pengambilan rapor, tetapi juga dalam kegiatan sekolah lain dan dalam keseharian pengasuhan anak di rumah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....