Kampung Nelayan Merah Putih Transformasi Wajah Kampung Nelayan

  • 21 Nov 2025 11:08 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Nelayan merupakan salah satu mata pencaharian penduduk Indonesia. Kampung nelayan tersebar di daerah pesisir seluruh Indonesia. Penataan dan pembangunan dilakukan supaya nelayan lebih berdaya.

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Tujuannya merubah wajah kampung nelayan yang dulu stigmanya terkesan kumuh dan negatif menjadi lebih baik.

Demikan disampaikan Trian Yunanda, Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan bidang Ekonomi Sosial Budaya dan Ketua Tim Pelaksana KNMP. Melalui dialog di Pro 1 RRI Yogyakarta Kamis (20/11/2025) sore, ia menyampaikan pelaksanaan pembangunan KNMP dengan intervensi kebijakan.

Trian juga menyampaikan alasan kenapa Kampung Nelayan Poncosari Srandakan Bantul terpilih menjadi salah satu KNMP. “Salah satunya kebutuhan lahan yang tercukupi kurang lebih setengah hektar. Lahan untuk membangun sarana dan prasarana,” katanya. Sebelumnya Trian Yunanda beserta rombongan meninjau pembangunan KNMP di Poncosari Srandakan Bantul. Ia mengatakan pembangunan sarana dan prasarana dapat terbangun dengan baik.

Ada beberapa sarana yang dibangun di Poncosari. Seperti Pondasi Pabrik Es, Shelter Coolbox, Docking Kapal, Shelter Perbaikan Jaring, Bengkel Nelayan, Balai Nelayan maupun Kios Kuliner.

Sementara itu Doni Ismanto, Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Humas dan Komunikasi Publik mengungkapkan jika pembangunan di Pocosari sudah mencapai 55 persen. “Jadi konstruksinya sudah mulai terbangun semua,” ujarnya.

Menurutnya selain pembangunan sarana prasarana, pembangunan masyarakat juga harus dilakukan. “Dengan culture entrepreneurship. Kebisaan apa yang sudah dipunyai masyarakat sekitar dapat dipupuk supaya lebih berdayaguna,” katanya. Dengan pembangunan tersebut harapannya dapat tercipta entrepeneur dari KNMP sehingga dapat melanjutkan keberlangsungan hidupnya. “Bukan orang yang gajian,” uacpnya berseloroh.

Lebih lanjut Doni mengatakan tahun 2025 ada 100 titik pembangunan KNMP di Indonesia. “Tahun 2026 nanti, program prioritas Presiden ada 1000 lokasi,” ucapnya. Hal tersebut menjadi salah satu program prioritas Asta Cita. Yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara Trian Yunanda berharap peran serta semua pihak untuk menyukseskan program KNMP. “Termasuk teman akademisi. Sama – sama kita jadikan KNMP tempat yang sejahtera untuk perkembangan bersama,” katanya mengakhiri. (rna)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....