Kadin-Evermos Ubah Hobi Ibu Jadi Kekuatan Ekonomi Digital

  • 24 Okt 2025 08:38 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Membangun kemandirian ekonomi berbasis hobi, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bersama Evermos menggelar pelatihan dan sosialisasi untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di kalangan ibu-ibu.

Kegiatan ini fokus pada transformasi potensi lokal melalui konsep 'Ekonomi Hobi' dan digitalisasi, dalam rangka mendongkrak kekuatan ekonomi perempuan di sektor riil.

Wakil Ketua Kadin DIY Robby Kusumaharta mengatakan, Ekonomi Hobi ini diperkenalkan dari Jogja sebagai upaya menyambut peluang yang dihadirkan Presiden Prabowo Subianto di sektor riil.

"Jadi memang ini bagian daripada yang harus kita dorong kekuatan ibu sebagai kekuatan ekonomi baru yang berbasis digital. Oleh sebab itu kita dari Kadin juga mendorong dan mudah-mudahan dari kesempatan Pak Prabowo ini membuka sektor riil, perempuan unggul, maka Jogja memperkenalkan ekonomi hobi. Jadi kalau ada hobi di rumah ngatrak itu jadi kekuatan ekonomi," kata Robby, disela pelatihan yang digelar di Griya UMKM Kota Yogyakarta, Kamis (23/10/2025).

Robby menjelaskan, Ekonomi Hobi pada dasarnya berbasis Ekonomi Kreatif, dari yang semula hanya sebatas hobi di rumah menjadi peluang ekonomi. Bentuk dukungan yang diberikan KADIN, seperti perizinan untuk bisa menjadi anggota KADIN UKM dan hal ini baru pertama kali di Indonesia.

"Kita juga akan mendorong kerja sama dengan kampus dan khususnya untuk SDM. Maka di kantor KADIN ada vokasi dan sertifikasi, kuncinya itu," ucap Robby.

Sekretaris Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta Kisbiantoro menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan pelatihan ini, khususnya dalam upaya mendukung perkembangan UMKM.

"Intinya adalah membangkitkan ekonomi yang dari ibu-ibu tadi, yang merupakan pengembangan suatu usaha dan kemudian dari Evermos memberikan cara untuk memberikan semacam marketing-nya dan yang paling penting tadi ada pelatihan terkait dengan pengolahan limbah," kata Kisbiantoro.

Kisbiantoro menegaskan, tanpa dukungan dari berbagai mitra-mitra, diharapkan daya tumbuh dan perkembangan UMKM khususnya di Kota Yogyakarta dapat semakin signifikan.

"Harapan kami pelatihan semacam ini akan ada terus. Karena kalau hanya mengandalkan dari pemerintah, saya kira ya tidak mungkin karena juga waktunya banyak dan juga mungkin juga ada perlu effort yang lebih banyak," ucap Kisbiantoro.

Kisbiantoro mengharapkan, melalui Ekonomi Hobi ini para ibu-ibu yang semula menyalurkan hobinya bisa lebih berkembang untuk mendukung ketahanan ekonomi di keluarga.

Ketua Kadin Kota Yogyakarta Aji Karnanto mengatakan, program Ada Untuk Ibu yang digelar bekerja sama dengan Kadin ini sebagai rangkaian 7 tahun Evermos, yang memiliki komitmen dalam memberdayakan perempuan.

"Harapan kami targetnya dari ibu-ibu khususnya UMKM ini yang sekarang ikut ini bisa mau nambah wawasan kemudian mereka bisa mengerti tentang penjualannya lewat Evermos nanti," kata Aji.

Aji menjelaskan, melalui kegiatan ini juga diharapkan ibu-ibu bisa lebih melek digital, terutama dalam memanfaatkan kemajuan teknologi dan bisa menciptakan lebih besar peluang baik dari sisi bisnisnya hingga mengembangkan jaringan produknya, yang semula merupakan hobi.

"Jogjakarta ini banyak peluang ataupun kesempatan untuk itu, karena apapun Kota Jogjakarta adalah tujuan wisata, ini yang yang bisa menggerakkan mereka. Harapan kami, Ibu-ibu lebih siap dari segala sesuatunya, jadi mereka lebih bisa percaya diri karena apalagi tentang legalisasi," ujar Aji.

Melibatkan sekitar 50-60 peserta dari berbagai organisasi perempuan seperti Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi), dan Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira), ini bertujuan agar ibu-ibu UMKM menjadi melek teknologi dan siap memanfaatkan digitalisasi untuk penjualan.

Brand Marketing Evermos Rega Aditya menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian di tiga kota besar Jogjakarta, Bandung, dan Jakarta. "Hari ini ada dua acara, yang pertama sosialisasi dari Evermos terkait pemberdayaan ekonomi, terus investasi emas juga, ada workshop juga," ucapnya.

Rega menyampaikan, bahwa perusahaannya berfungsi sebagai penghubung (hub) antara brand lokal UMKM dengan ibu-ibu perseorangan yang ingin menjadi reseller.

"Kami ada kantor cabang di Jogja dan melihat kota ini punya potensi besar secara ekonomi kreatif dan padat karya. Kami membantu mereka menjual lewat digitalisasi. Selain sosialisasi pemberdayaan dan investasi emas, kami juga mengadakan workshop pengolahan limbah," ujar Rega, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....