Terminal Giwangan Catat Kenaikan Penumpang pada Masa Angkutan Lebaran 2026
- 27 Mar 2026 16:23 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pada masa angkutan lebaran tahun ini, jumlah penumpang di Terminal Giwangan mengalami peningkatan cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Kepala UPT Terminal Giwangan, Sigit Saryanto mengatakan, hingga Rabu, 25 Maret 2026, sudah terjadi kenaikan sekitar 15-18 persen.
Jumlah penumpang diprediksi akan terus meningkat hingga akhir masa angkutan lebaran atau pada 29 Maret 2026. Total penumpang diprediksi mencapai sekitar 442.000 orang hingga akhir masa lebaran. Jumlah ini meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 336.000 penumpang.
“Untuk penumpang sampai akhir masa lebaran tanggal 29 Maret kita prediksi sekitar 442.000. Kalau tahun lalu sekitar 336.000 penumpang. Ini ada kenaikan sekitar 15 persen dari tahun lalu,” ujar Sigit saat ditemui di Kompleks Terminal Giwangan, Kamis, 26 Maret 2026.
Sementara berdasarkan data yang dimiliki Terminal Giwangan, untuk arus mudik pada tahun ini terdapat dua periode puncak, yakni pada 13-14 Maret dan 17-18 Maret 2026, dengan jumlah kedatangan penumpang dari luar daerah mencapai 10.000-12.000 orang per hari.
Adapun untuk arus balik, puncaknya sudah mulai terjadi sejak H+4 Lebaran atau pada Rabu kemarin. Jumlah penumpang diprediksi akan terus meningkat hingga akhir pekan ini.
“Untuk arus balik yang kembali ke Jakarta, Bogor, dan sebagainya itu puncaknya kemarin, mungkin berlanjut sampai hari ini. Kemarin itu tercatat kedatangan sekitar 15.000 penumpang, sementara yang diberangkatkan mencapai 26.000 orang," katanya.
Tingginya mobilitas masyarakat juga terlihat dari habisnya tiket bus regular tujuan berbagai kota hingga 29 Maret 2026. Kondisi ini membuat sejumlah perusahaan otobus mengerahkan armada cadangan guna mengakomodasi lonjakan penumpang.
"Peminatnya cukup tinggi. Tiket regular ke Jakarta habis semua sampai tanggal 29 Maret. Kemudian untuk jarak pendek seperti ke arah Semarang, dan juga ke Surabaya, Bandung juga penuh semuanya," ucap Sigit.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat memilih bus untuk mudik dipengaruhi oleh meningkatkan mobilitas dan keterbatasan moda transportasi lain seperti pesawat dan kereta api. Selain itu, keberadaan infrastruktur jalan tol juga turut mendukung efisiensi perjalanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....