Jasa Raharja Catatkan Tren Positif Keselamatan Transportasi di Periode Lebaran

  • 24 Mar 2026 19:55 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, JAKARTA – Tren positif dalam keselamatan transportasi terjadi selama periode Siaga Lebaran 2026 yang berlangsung pada 13–22 Maret 2026. Berdasarkan data yang dihimpun bersama Korlantas Polri, angka kecelakaan lalu lintas serta jumlah korban jiwa menurun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Tercatat 2.119 kejadian kecelakaan selama periode tersebut atau turun dari tahun 2025 yang mencapai 2.179 kejadian. Penurunan paling banyak terlihat pada jumlah korban meninggal dunia, yakni sebanyak 190 orang. Sementara pada periode yang sama di tahun 2025, korban meninggal mencapai 266 orang. Sementara untuk korban luka-luka mencapai 3.407 orang atau penurunan tipis sebesar 0,3%.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menjelaskan, penurunan angka ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor. Tiga faktor utama yang memengaruhi yakni Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, kebijakan Work From Anywhere (WFA), Kesiapan Infrastruktur, dan intensifikasi Kampanye Keselamatan.

Jasa Raharja mencatat, kecelakaan masih didominasi oleh kendaraan roda dua (R2). Faktor kelelahan dan kurangnya kepatuhan menjaga jarak aman menjadi penyebab utama fatalitas pada kelompok ini.

"BUMN bersama Danantara terus mendorong pengalihan moda transportasi dari kendaraan roda dua ke transportasi umum yang lebih aman, salah satunya dengan Mudik Gratis," ucapnya.

Sebagai bentuk nyata kehadiran negara, Jasa Raharja menerapkan kebijakan Zero Pending Claim untuk memastikan hak santunan korban terpenuhi dengan cepat.

Hingga 22 Maret 2026, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp9,5 miliar kepada 190 korban maupun ahli waris. Langkah ini sejalan dengan semangat "Mudik Nyaman Bersama", di mana keselamatan bukan sekadar angka, melainkan wujud pelayanan yang humanis dan responsif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....