Kementerian HAM Pastikan Kesiapan Stasiun Selama Angkutan Lebaran

  • 17 Mar 2026 14:57 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Direktorat Pelayanan Hak Asasi Manusia (Ditpelayananham) Kementerian HAM melakukan kunjungan kerja dan pemantauan situasi Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Yogyakarta. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan pelayanan transportasi publik selama periode mudik lebaran berjalan dengan baik.

Pada kesempatan ini turut dilakukan pemaparan terkait strategi penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 oleh jajaran manajemen KAI Daop 6 Yogyakarta. Mencakup aspek operasional perjalanan kereta api, peningkatan pelayanan pelanggan, serta langkah mitigasi terhadap potensi gangguan operasional.

Usai sesi diskusi, rombongan Ditpelayananham Kementerian HAM bersama jajaran KAI Daop 6 melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas pelayanan di Stasiun Yogyakarta, di antaranya pos kesehatan, ruang tunggu penumpang, ruang tunggu kereta api bandara, area gate KRL, serta memantau alur pergerakan penumpang di area stasiun.

Tenaga Ahli Kementerian HAM Ifdhal Kasim mengaku mengapresiasi kesiapan KAI Daop 6 Yogyakarta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran. Ifdhal menilai langkah-langkah yang dilakukan KAI menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan layak.

“Kami mengapresiasi kesiapan dan peningkatan layanan yang sudah dilakukan Daop 6 Yogyakarta, khususnya dalam memitigasi potensi gangguan operasional. Semoga perencanaan yang sudah dilakukan dapat memberikan pelayanan dan kenyamanan maksimal kepada para pemudik yang menggunakan kereta api,” ujar Ifdhal.

Deputy EVP 6 Rahim Ramdhani menyebut pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan operasional kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan kenyamanan optimal bagi para pelanggan. Berbagai kesiapan tersebut meliputi peningkatan pelayanan di stasiun, kesiapan sarana dan prasarana, dan penguatan personel operasional.

“Persiapan juga meliputi antisipasi pada sejumlah titik yang menjadi Daerah Perhatian Khusus (Dapsus) untuk meminimalkan potensi gangguan perjalanan kereta api selama periode angkutan Lebaran,” ucap Rahim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....