Tak Ada di Kampus Lain, Mudik Gratis UMY Satu-satunya di Yogyakarta

  • 12 Mar 2026 13:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Tahun ini, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menggelar program mudik gratis bagi mahasiswa pada masa angkutan Lebaran 2026. Program ini disebut sebagai satu-satunya program mudik gratis yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi di Yogyakarta.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Dyah Mutiarin, mengatakan program Mudik Bareng UMY 2026 ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kampus kepada mahasiswa yang ingin pulang ke kampung halaman. Menurutnya, program tersebut juga menjadi pembeda UMY dengan perguruan tinggi lainnya di Yogyakarta.

“Adik-adik semuanya, mudik bersama ini hanya ada di UMY. Tidak ada di kampus lain. Ini yang membedakan UMY dengan yang lain,” ujar Dyah di hadapan para peserta Mudik Bareng UMY 2026 di Selasar Sportorium UMY, Sabtu, 7 Maret 2026.

Ia berharap program mudik gratis ini dapat terus diselenggarakan setiap tahun sehingga semakin banyak mahasiswa yang terbantu untuk pulang ke kampung halaman saat Lebaran.

Ketua Pelaksana Mudik Gratis UMY 2026 sekaligus Direktur Direktorat Komunikasi Publik UMY, Ratih Herningtyas, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen UMY untuk memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa, khususnya dalam memastikan kenyamanan dan keamanan perjalanan mereka selama mudik.

Menurut Ratih, program mudik gratis ini juga bertujuan untuk meringankan beban mahasiswa yang ingin pulang kampung namun terkendala biaya transportasi.

“Intinya kami ingin membantu mahasiswa UMY agar bisa pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya. Jadi ini juga bagian dari upaya meringankan beban mahasiswa yang mungkin terkendala dana untuk pulang dan bertemu keluarga,” ujarnya.

Pada pelaksanaan tahun ini, UMY memberangkatkan sebanyak 335 mahasiswa menuju berbagai daerah di Indonesia, mulai dari sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Sumatera. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 116 mahasiswa.

Untuk menyukseskan program ini, UMY menyediakan 13 armada, yang terdiri dari sembilan bus, tiga unit HiAce, dan satu mobil Innova. Ratih menyebutkan, program ini merupakan hasil kerja sama UMY dengan sejumlah mitra, termasuk BMT UMY dan perusahaan transportasi Blue Bird Group melalui layanan Bigbird.

Ratih menambahkan, salah satu rute terjauh dalam program mudik gratis tahun ini adalah Lampung dan Palembang. Penambahan rute tersebut dilakukan setelah pihak kampus mempertimbangkan tingginya biaya perjalanan yang harus dikeluarkan mahasiswa jika pulang menggunakan moda transportasi umum.

“Palembang ini kami pertimbangkan karena memang dari sisi biaya kami sempat survei berapa sih sebenarnya biaya yang harus mereka bayar kalau pulang sampai ke Lampung atau Palembang. Kemudian dari mahasiswa itu cerita rata-rata paling murah Rp500 ribu dan sekarang terakhir itu sudah Rp800 ribu sampai Rp900 ribu. Sehingga ini yang menjadi pertimbangan tampaknya mudik bareng itu akan lebih bermanfaat kalau kita juga membuat jalur yang jauh dan banyak mahasiswa kita yang berasal dari daerah itu,” kata Ratih.

Ke depan, UMY berharap program mudik gratis dapat terus diselenggarakan dengan jangkauan rute yang lebih luas sehingga semakin banyak mahasiswa yang terbantu untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga saat Lebaran.

Rekomendasi Berita