Jalur Bergelombang Jadi Sorotan jelang Mudik Lebaran DIY
- 11 Mar 2026 15:29 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kondisi sejumlah ruas jalan di DIY yang masih bergelombang menjadi perhatian dalam persiapan pengamanan arus mudik Idulfitri 2026. Hal ini mencuat dalam Rapat Koordinasi Forkopimda yang berlangsung di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa, 10 Maret 2026, setelah adanya laporan mengenai beberapa jalur yang belum sepenuhnya mulus.
Menanggapi laporan tersebut, Pemerintah Daerah DIY memastikan akan meningkatkan pengawasan pada ruas-ruas jalan yang memiliki kondisi tertentu guna mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas. Kapolda DIY, Brigjen Pol. Anggoro Sukartono menyampaikan bahwa informasi mengenai kondisi jalan tersebut menjadi bahan penting bagi petugas yang akan diterjunkan dalam pengamanan arus mudik.
Ia menjelaskan, pada jalur yang belum memungkinkan untuk segera diperbaiki, pengamanan akan diperkuat dengan menempatkan personel secara lebih intensif. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi pengendara yang belum mengetahui karakteristik jalan yang mereka lalui.
“Pada jalur-jalur yang sudah ditandai memiliki kondisi tertentu, pengamanan akan kami tingkatkan. Personel akan ditempatkan lebih intensif dibandingkan jalur yang sekadar menjadi spot pengawasan biasa,” kata Anggoro.
Menurutnya, peningkatan pengamanan tersebut juga penting untuk mengantisipasi ketidaktahuan masyarakat, khususnya pemudik dari luar daerah yang belum terbiasa dengan kondisi jalan di wilayah Yogyakarta.
“Banyak masyarakat yang datang dari luar daerah belum mengetahui kondisi jalur yang mereka lalui. Dengan informasi yang disampaikan lebih awal, kita bisa mencegah potensi kecelakaan akibat ketidaktahuan tersebut,” katanya.
Selain memperkuat pengawasan di titik-titik tertentu, kepolisian juga akan meningkatkan koordinasi dengan berbagai instansi terkait guna menyebarluaskan informasi mengenai kondisi jalur mudik kepada masyarakat. Informasi tersebut dinilai penting agar pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih matang, termasuk mengantisipasi kemungkinan perlambatan kendaraan di beberapa ruas jalan.
Dalam rapat koordinasi tersebut, turut dibahas sejumlah faktor lain yang berpotensi memengaruhi kelancaran arus mudik, salah satunya kondisi cuaca. Berdasarkan paparan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan di wilayah DIY diperkirakan masih cukup tinggi hingga April mendatang.
Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus, terutama di wilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana, seperti kawasan perbukitan di Kabupaten Gunungkidul yang sebelumnya sempat mengalami kejadian tanah longsor.
Pengamanan selama masa libur Lebaran nantinya akan dilaksanakan melalui Operasi Ketupat Progo 2026 yang berlangsung serentak pada 13 hingga 25 Maret 2026. Melalui berbagai langkah antisipasi tersebut, diharapkan arus mudik dan arus balik Idulfitri dapat berlangsung lebih aman, tertib, serta mampu menekan risiko kecelakaan di jalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....