Antusias Tinggi, UMY Perluas Rute Mudik Gratis 2026 hingga Palembang
- 07 Mar 2026 23:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) secara resmi melepas peserta program Mudik Bareng UMY pada masa angkutan Lebaran 2026. Ini merupakan kali kedua UMY menggelar program mudik gratis bagi mahasiswa.
Tahun ini, antusiasme mahasiswa yang mengikuti program tersebut cukup tinggi, bahkan meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Jangkauan rute kini juga diperluas hingga Pulau Sumatera, yang sebelumnya hanya terbatas di wilayah Pulau Jawa.
Ketua Pelaksana Mudik Gratis UMY 2026 sekaligus Direktur Direktorat Komunikasi Publik UMY, Ratih Herningtyas, mengatakan sebanyak 335 mahasiswa diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing pada Sabtu, 7 Maret 2026. Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan tahun lalu yang hanya melayani 116 peserta.
“Jadi mudik bareng UMY 2026 ini diikuti 335 mahasiswa, ditambah 23 pendamping. Destinasinya ada 13 dan paling jauh adalah ke Palembang. Dibandingkan tahun lalu jumlah pesertanya meningkat. Tahun lalu kita hanya melayani untuk di Jawa saja dengan jumlah 116 peserta. Tahun ini meningkat lebih dari 100 persen karena mencapai 335 peserta,” ujar Ratih saat ditemui usai pemberangkatan peserta mudik gratis UMY, Sabtu, 7 Maret 2026.
Ratih mengatakan, program Mudik Bareng UMY ini merupakan perwujudan komitmen universitas untuk memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa perantauan agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman menjelang Hari Raya Idulfitri.
Program ini juga diharapkan dapat membantu mahasiswa yang ingin mudik ke kampung halaman tetapi terkendala biaya, mengingat harga tiket yang biasanya melonjak menjelang Lebaran.
“Ini sebenarnya bagian dari komitmen UMY sebagai perguruan tinggi yang ingin memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa dan juga memastikan untuk kenyamanan, keamanan mereka untuk pulang kampung masing-masing dan tanpa biaya. Kita ingin meringankan beban bagi mahasisw UMY yang ingin pulang kampung, tetapi terkendala dari sisi dana,” kata Ratih.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, keputusan untuk membuka rute ke Lampung hingga Palembang, didasarkan pada banyaknya mahasiswa UMY yang berasal dari dua daerah tersebut. Selain itu, berdasarkan hasil survei internal, biaya tranportasi menggunakan transportasi umum menuju wilayah tersebut cukup besar.
“Kami sempat survei sebenarnya biaya yang harus mereka bayar kalau pulang sampai ke Lampung atau Palembang. Kemudian dari mahasiswa itu cerita rata-rata paling murah Rp500 ribu, dan sekarang terakhir itu sudah Rp800 ribu hingga Rp900 ribu. Sehingga ini yang menjadi pertimbangan tampaknya mudik bareng itu akan lebih bermanfaat kalau kita membuat jalur yang jauh dan banyak mahasiswa kita yang berasal dari daerah itu,” ucap Ratih.
Salah satu peserta Mudik Bareng UMY 2026, Najahatul Ulya yang merupakan mahasiswa Ekonomi Syariah asal Tangerang Selatan, mengatakan awal mula ia mengetahui informasi terkait program mudik gratis melalui media sosial Instagram. Ia pun mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.
“Ceritanya awalnya dapat info dari Instagram terus ikut saja iseng, Alhamdulillah. Pertama awalnya enggak keterima tapi Alhamdulillah tiba-tiba dapat info katanya bisa dapat gitu,” katanya saat ditemui sebelum pemberangkatan armada bus ke kampung halaman masing-masing.
Pada program Mudik Bareng UMY 2026, pihak kampus menyiagakan 13 armada yang terdiri dari enam unit bus besar, tiga unit bus medium, tiga unit HiAce, dan satu unit Innova. Adapun rute perjalanan yang dilayani mencakup 13 tujuan, mulai dari Brebes, Purwokerto, Pemalang, Blora, Cimahi, Surabaya, Subang, Bekasi, Cilegon, hingga Lampung dan Palembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....