Owasi-owasika, Rumput Mei Wamena yang Unik

  • 31 Mei 2024 21:22 WIB
  •  Jayapura

KBRN, Jayapura: Owasi-owasika adalah nama asli rumput mei yang ada di Lembah Baliem, Wamena Distrik Jayawijaya, Papua Pegunungan. Uniknya, mengapa dinamakan pula rumput mei, karena rumput ini hanya mekar di bulan Mei setiap tahun.

Fenomena ini hanya terjadi pada tanggal 5-14 Mei setiap tahunnya. Saat itulah hamparan rumput di lembah yang terletak di Distrik Walesi dan Distrik Napua ini berwarna ungu.

Penjabat (Pj) Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo menjelaskan asal owasi-owasika. Nama ini diambil dari bahasa Hugula dan memiliki beberapa versi.

"Secara etimologis, owasi-owasika berasal dari tiga kata, owa yang berarti dirinya atau padanya. Owasi berarti bau (harum), dan eka yang berarti daun," ujarnya dalam Siaran Luar Negeri RRI beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Pegunungan, Marthen Medlama mengungkapkan penyebutannya harus nama asli. Dengan begitu, nama aslinya tidak tenggelam selamanya.

“Owasi-owasika sudah menjadi pengetahuan lokal pada masyarakat di Wamena. Dan nama ini selamanya akan ada," ujarnya.

Dina, seorang masyarakat di Wamena mengatakan owasi-owasika dari kejauhan berwarna ungu, ketika dilihat dari dekat berubah merah. "Cocok untuk spot foto, lebih menarik lagi hamparan rumput ini hanya ada di bulan Mei," katanya, Jumat (31/5/2024).

Sebuah lembah biasanya dikelilingi hamparan rumput berwarna hijau, namun tidak untuk Lembah Baliem. Tertarik melihatnya, pastikan datang tidak di atas tanggal 20 Mei, karena rumput ini akan berubah warna dengan sendirinya.

Lokasinya tidak jauh dari kota Wamena, dengan jarak tempuh kurang lebih 15 menit. Anda dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, bahkan dengan berjalan kaki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....