Viral Pungli Wisatawan di Danau Toba, Pelaku Sudah Ditangkap

  • 16 Jun 2026 12:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Video dugaan pungli terhadap wisatawan di Bukit Anduhur, Kabupaten Samosir, viral setelah memperlihatkan seorang pria mengancam merusak mobil jika tidak diberi uang Rp20.000.
  • Polres Samosir memastikan pelaku berinisial BS telah diamankan sejak video pertama kali viral dan telah meminta maaf kepada korban.
  • Polisi menyebut perselisihan bermula dari permintaan uang di lokasi wisata yang dikelola warga setempat, serta mengimbau seluruh pelaku wisata menjaga kenyamanan pengunjung demi citra Danau Toba.

RRI.CO.ID, Jakarta - Video dugaan pungutan liar terhadap wisatawan lokal di kawasan Danau Toba kembali menjadi perbincangan publik media. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pria mengancam wisatawan dan meminta sejumlah uang saat berada berfoto.

Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Bukit Anduhur, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Dalam video beredar, pelaku mengklaim lokasi yang didatangi wisatawan merupakan lahan milik keluarganya sendiri.

"Kasih aja," ujar wisatawan lokal lalu meninggalkan lokasi wisata. Di narasi video disebutkan aksi pungli terjadi di kawasan Bukit Anduhur, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir pada Minggu, 17 Mei 2026.

Video yang diunggah akun media sosial memperlihatkan pelaku berbaju merah terlibat adu mulut dengan wisatawan. Pelaku juga terlihat membawa batu sambil mengancam akan merusak kendaraan apabila permintaannya tidak dipenuhi.

Karena merasa terancam, wisatawan akhirnya memberikan uang sebesar Rp20.000 kepada pelaku di lokasi tersebut. Setelah memberikan uang, wisatawan tersebut langsung pergi.

Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Edward Sidauruk membenarkan peristiwa tersebut merupakan kejadian yang sudah lama. Menurutnya, pelaku berinisial BS telah diamankan polisi ketika video tersebut pertama kali menjadi perhatian publik.

"Intinya lokasi itu baru dikenal masyarakat. Lalu didatangi wisatawan untuk melihat pemandangan yang tersedia di sana," ujarnya.

Ia menjelaskan pelaku merupakan warga sekitar yang menyediakan fasilitas parkir dan kamar mandi bagi pengunjung. Namun, permintaan uang kepada wisatawan kemudian memicu perselisihan hingga akhirnya direkam dan tersebar luas.

Setelah diamankan petugas, pelaku telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dilakukannya kepada korban. Polisi juga memberikan pembinaan karena korban tidak membuat laporan resmi terkait peristiwa tersebut.

"Sudah lama itu kejadiannya (sebulan lalu). Kita langsung bergerak cepat pelaku sudah diamankan," ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan pelaku usaha wisata menjaga kenyamanan pengunjung selama berwisata di daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga citra pariwisata Danau Toba sebagai destinasi unggulan nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....