Desa Wisata Kelawi dan Pancuraji Tumbuhkan Ekonomi dan Wisata Lokal

  • 07 Jun 2026 20:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wisata berbasis komunitas dengan dukungan pemerintah
  • Membuka kerja baru dan kurangi perantauan pemuda
  • Pariwisata tingkatkan ekonomi masyarakat desa

RRI.CO.ID, Jakarta – Pengembangan desa wisata dan wisata alam di Indonesia terus menunjukkan potensi ekonomi bagi masyarakat daerah. Dua destinasi yang berkembang adalah Desa Wisata Kelawi di Lampung Selatan dan Air Terjun Pancuraji di Sanggau.

Keduanya menawarkan konsep wisata berbeda, mulai dari edukasi berbasis komunitas hingga wisata alam keluarga yang mudah diakses. Pengelolaan dilakukan oleh masyarakat lokal dengan dukungan pemerintah daerah dan komunitas pariwisata.

Sekretaris Pokdarwis Minang Rua Bahari, Rian Haikal, mengatakan Desa Wisata Kelawi mulai dikembangkan sejak 2016. Perkembangan tersebut mendorong perubahan ekonomi dan aktivitas masyarakat desa secara bertahap.

"Kami coba memulai pengembangan desa-wisata, yang awalnya wisata desa dalam hal ini yang pertama kita keluar adalah Pantai Minang Rua. Seiring berjalannya waktu, kita dapat beberapa respon atau support dari beberapa pemerintah terkait, baik dari pemerintah maupun beberapa komunitas,” kata Rian dalam perbincangan bersama PRO3 RRI, Minggu, 7 Juni 2026.

Ia menjelaskan pengembangan wisata membuat pemuda desa tidak lagi sepenuhnya bergantung pada perantauan. Aktivitas ekonomi mulai terbuka melalui sektor pariwisata berbasis komunitas lokal.

Rian menyebut desa wisata kini mengarah pada integrasi potensi pantai, agro, dan wisata petualangan. Konsep ini diperkuat dengan pelibatan masyarakat dalam berbagai pelatihan dan kegiatan wisata.

Disisi lain, Adyatama Kepariwisataan Disporapar Sanggau, Asmadi, menjelaskan Air Terjun Pancuraji menjadi destinasi unggulan daerah. Lokasi ini dikenal memiliki tiga tingkat aliran air dalam satu kawasan wisata.

"Yaitu objek wisata Air Terjun tiga tingkat yang terletak di dalam kota Sanggau, yang biasa diakses langsung dengan kendaraan roda 4 dan kendaraan roda 2. Salah satu Air Terjun istimewa, Air Terjun Pancuraji ini dia bukan hanya pada satu titik saja, jadi dia itu memanjang ada Tingkat satu, dua, dan tiga,” ungkapnya.

Ia mengatakan kunjungan wisatawan meningkat pada akhir pekan dengan aktivitas utama rekreasi keluarga. Wisatawan menikmati mandi di air terjun, kuliner, serta suasana alam terbuka.

Asmadi menambahkan akses yang dekat dari pusat kota menjadi keunggulan utama destinasi tersebut. Hal ini membuat Pancuraji mudah dijangkau wisatawan lokal maupun luar daerah.

Kedua destinasi tersebut menunjukkan peran pariwisata dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Pengembangan wisata berbasis alam dan komunitas menjadi strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Sarah Maulida Ali)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....