Libur Panjang, Ragunan Jadi Pilihan Wisata Edukatif Keluarga

  • 16 Mei 2026 15:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Taman Margasatwa Ragunan Jakarta masih menjadi tempat wisata favorit bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
  • Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Jakarta, Wahyudi Bambang mengatakan jumlah pengunjung hingga siang hari mencapai puluhan ribu orang.

RRI.CO.ID, Jakarta - Taman Margasatwa Ragunan Jakarta masih menjadi tempat wisata favorit bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Selain harga tiket masuk yang cukup terjangkau, suasana rindang dan berbagai macam koleksi satwa menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Salah seorang pengunjung, Wahyu, mengaku memilih Ragunan karena lokasinya dekat dan nyaman untuk liburan keluarga. “Libur panjang saya pilih ke Ragunan karena adem, murah, dekat, sekaligus nyaman untuk wisata keluarga melihat berbagai satwa,” kata Wahyu kepada RRI di Ragunan Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2026.

Menurut Wahyu, berlibur di dalam kota menjadi pilihan tepat dibanding harus menghadapi kepadatan kendaraan saat libur panjang. “Daripada capek harus liburan macet-macetan di luar kota, jadi saya bawa keluarga ke Ragunan saja untuk menghabiskan waktu libur,” ujarnya.

Pengunjung lainnya, Anita, mengatakan Ragunan menjadi destinasi favorit karena murah sekaligus memberikan edukasi bagi anak-anak. “Tiket masuknya murah, tempatnya adem banyak pohon rindang, jadi cocok sambil memperkenalkan binatang kepada anak-anak,” kata Anita.

Ia sendiri datang sejak pagi untuk menikmati berbagai koleksi satwa, terutama di Pusat Primata Schmutzer. “Dari pagi kami sudah lihat satwa-satwa, terutama di pusat primata yang ramai sekali. Anak-anak juga bisa banyak belajar dan mendapat edukasi,” ujar Anita.

Sementara, Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Jakarta, Wahyudi Bambang mengatakan, pengelola telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan kendaraan selama libur panjang. "Kami siapkan puluhan titik parkir mengantisipasi lonjakan kendaraan," kata Wahyudi.

"Cuaca mendung berpotensi memengaruhi jumlah wisatawan. Namun kondisi kunjungan dan arus kendaraan masih terkendali hingga siang,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....