Saloka dan Ragunan Hadirkan Atraksi Baru selama Libur Panjang

  • 14 Mei 2026 19:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Saloka Theme Park menghadirkan 'Baru Klinthing Show' dengan perpaduan water screen, dancing fountain, laser, dan tata cahaya selama long weekend.
  • Saloka juga menambah street show dan tari pembuka untuk memberikan pengalaman wisata berbeda bagi pengunjung.
  • Taman Margasatwa Ragunan menghadirkan program “Zoo Malam” dan wisata terowongan di Pusat Primata Schmutzer untuk melihat aktivitas satwa malam.

RRI.CO.ID, Jakarta - Sejumlah destinasi wisata menghadirkan atraksi dan inovasi baru selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Berbagai hiburan tambahan disiapkan untuk menarik minat pengunjung dan meningkatkan pengalaman wisata.

General Manager Saloka Theme Park Semarang, Haryanto mengatakan pihaknya menambah pertunjukan khusus selama periode long weekend. Salah satunya melalui pertunjukan 'Baru Klinthing Show' yang rutin ditampilkan setiap akhir pekan dan hari libur.

"Pertunjukan ini mengangkat cerita rakyat terbentuknya Rawa Peningdengan perpaduan water screen, dan dancing fountain. Adapun lighting, laser, dan sistem audio," katanya dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Kamis, 14 Mei 2026.

Ia menjelaskan, khusus selama libur panjang, Saloka Theme Park juga menambahkan street show dan tari pembuka sebelum pertunjukan. Menurutnya, tambahan atraksi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

"Untuk long weekend ini kami menambahkan street show. Dan tari pembuka sebelum pertunjukan Baru Klinthing dimulai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Jakarta, Wahyudi mengatakan, pihaknya menghadirkan inovasi wisata malam. Salah satunya melalui program 'Zoo Malam', menurutnya, rogram tersebut mulai dibuka sejak November tahun lalu.

Menurutnya, pada hari biasa pengunjung hanya diperbolehkan berolahraga atau jogging di kawasan Ragunan pada malam hari. Namun, khusus akhir pekan, pengunjung dapat menikmati wisata melihat satwa malam menggunakan kendaraan operasional buggy car.

"Pengunjung dapat melihat satwa malam menggunakan buggy car dengan durasi sekitar satu jam," ucapnya. Ia juga menjelaskan, layanan tersebut dikenakan tarif tambahan sebesar Rp250 ribu untuk lima orang.

Selain itu, Ragunan juga menghadirkan pengalaman baru di Pusat Primata Schmutzer melalui terowongan khusus. Menariknya, para pengunjung akan mendapatkan pengalaman untuk melihat aktivitas orang utan pada malam hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....