Menpar Paparkan Manfaat 154 Penghargaan yang Diraih Pariwisata

  • 04 Feb 2026 18:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan makna 154 penghargaan yang diraih Kementerian Pariwisata. Ia menegaskan penghargaan tersebut diterima sektor pariwisata nasional, bukan semata-mata untuk institusi Kementerian Pariwisata.

Widiyanti menyampaikan penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi banyak pihak dalam ekosistem pariwisata nasional. Ia menyebut keterlibatan regulator, industri, pemerintah daerah, hingga masyarakat desa wisata berperan dalam pencapaian tersebut.

"Hasil kerja di balik penghargaan ini adalah usaha dan kerja keras bersama, tidak hanya dari kami aspek regulator. Tapi juga mitra industri yang aktif mempromosikan pariwisata dan memberikan pelayanan yang baik, pemerintah daerah yang mengembangkan destinasi," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Februari 2026.

Ia menilai pengakuan internasional tersebut menjadi alat promosi konkret bagi pariwisata Indonesia di mata global. Ia mengatakan semakin sering Indonesia disebut, semakin besar ketertarikan wisatawan berkunjung dan memberi dampak ekonomi.

Menpar menyampaikan semakin sering nama Indonesia dikenal dunia, minat wisatawan untuk berkunjung ke berbagai destinasi akan meningkat. Kondisi tersebut turut mendorong masukan positif bagi usaha pariwisata, mulai dari UMKM hingga pelaku usaha besar penyerap tenaga kerja.

"Dengan nama Indonesia semakin disebut, semakin banyak yang tertarik untuk mengunjungi Indonesia, mengunjungi daya tarik wisata. Memberikan masukan kepada usaha pariwisata, termasuk usaha mikro, kecil, menengah, bahkan usaha besar yang mempekerjakan banyak karyawan,” ucapnya.

Ia juga menilai penghargaan yang diterima berfungsi sebagai sarana evaluasi dan kalibrasi kinerja sektor pariwisata nasional. Menurutnya, capaian negara lain dapat menjadi bahan refleksi untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia.

Widiyanti menambahkan penghargaan tersebut juga berfungsi sebagai evaluasi kinerja pariwisata Indonesia secara berkelanjutan. Ia menyebut pencapaian negara lain menjadi bahan refleksi untuk meningkatkan daya saing pariwisata nasional.

Sebelumnya, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Daulay mempertanyakan manfaat penghargaan bagi rakyat Indonesia secara langsung. Ia menyinggung penghargaan dari New York Times yang menurutnya merupakan media, bukan lembaga pemberi manfaat publik.

Saleh mempertanyakan dampak nyata penghargaan tersebut terhadap kepentingan rakyat Indonesia secara langsung yang dirasakan. Ia meminta penjelasan rinci dari Menteri Pariwisata mengenai 154 penghargaan yang diterima Kementerian Pariwisata. 

“Untuk sebagai bagian dari penunjukan kerja bagus, tapi rakyatnya dapat apa? Dan ini ada 154. Saya ingin ini dijelaskan satu persatu, jenisnya apa saja penghargaan ini dan dampaknya apa untuk rakyat Indonesia,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Menteri Pariwisata di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Januari 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....