Jogja 10K 2026 Diluncurkan, Targetkan 10 Ribu Pelari
- 25 Jan 2026 12:59 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Menuju event lari tingkat nasional Jogja 10K yang akan berlangsung pada hari Minggu, 3 Mei 2026, Yayasan Jogja International Marathon menggelar Road To Jogja 10K, dengan menggelar lari bergembira atau fun run sejauh 5 kilometer dengan start dan finish dari Plaza Malioboro. Diikuti 500 pelari yang berasal dari berbagai komunitas di DIY dalam rangka peluncuran event sport tourism Jogja 10K serentak dilaksanakan oleh 50 komunitas lari di Indonesia, mulai dari Padang, Palembang, Jakarta, Semarang, bahkan sampai Gorontalo.
Fun run dilepas secara langsung oleh Wakil Walikota Yogyakarta Wawan Harnawan. Menurutnya, Pemerintah Kota Yogyakarta mendukung kegiatan sport tourism yang tentunya tidak hanya mendukung tentang kesehatan masyarakat, namun juga sektor pariwisata Kota Gudeg ini.
"Tentu kami mendukung di sini adalah Jogja 10K menjadi suatu event tahunan yang setiap tahun akan tambah berkembang dan menjadi salah satu andalan kota Yogyakarta," katanya.
Wawan menyampaikan, event yang akan mendatanhkan ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia ini juga diharapkan bisa mendorong perekonomian. Tidak hanya perhotelan namun juga perekonomian UMKM di Kota Wisata ini.
"Hotel-hotel akan naik tingkat okupansinya, UMKM akan meningkat omzetnya, destinasi budaya akan semakin dikenal masyarakat luas, yang ujungnya adalah peningkatan perekonomian masyarakat, dan Yogyakarta menjadi tujuan wisata dan olahraga favorit," ucapnya.
Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencacatan Sipil (DPMK2PS) DIY KPH Yudanegara. Ia menyebutkan, Jogja 10K tidak hanya sekadar lomba lari, akan tetapi menjadi event yang harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat, pemerintah Yogyakarta, para pelaku pariwisata, dan para sponsor.
"Kegiatan ini pastinya buat pemerintah daerah, ini bisa menaikkan okupansi dari hotel ditambah lagi UMKM dan juga kuliner, dan tambah lagi tadi saya lihat banyak sekali pelari-pelari itu membawa keluarga dan pasangannya jadi buat kami berkah," katanya.
KPH Yudanegara menegaskan, Yogyakarta sebagai kota wisata tidak hanya menawarkan ragam destinasi wisata alam, tetapi juga budaya, kuliner, ditambah soprt tourism. Sehingga harapannya Jogja 10K ini dapat semakin mendongkrak pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Harapannya sebanyak-banyaknya, kalau kita lihat yang sudah ada target 10ribu, nah harapannya bisa lebih dari itu. Yang jelas kami dari Pemda mempersiapkan infrastrukturnya untuk lebih baik lagi," ujarnya.

Peluncuran event Sport Tourim, Jogja 10K yang dipusatkan di Plaza Malioboro, Minggu, 25 Januari 2026.(Foto: RRI/Dyan Parwanto)
Project Director Jogja 10K Sentanu Wahyudi mengatakan, ajang ini tidak hanya menjadi event lari nasional yang diikuti 10 ribu pelari dari seluruh Indonesia. Namun, akan memberikan experience atau pengalaman yang berbeda.
Menghadirkan event olahraga lari dengan konsep budaya dan berkolaborasi dengan seluruh element masyarakat Yogyakarta. Event ini mengundang para penghobi olahraga lari, para atlit dan para wisatawan untuk merasakan atmosfer lari dan jalan di kota budaya yang penuh dengan sejarah dan nilai-nilai luhur.
"Jogja 10K ini adalah event lari yang menggabungkan antara sport, berlari, kebudayaan, dan juga pariwisata. Di mana kita menggandeng seluruh pelaku pariwisata di Kota Yogyakarta, untuk memeriahkan acara ini sehingga pelari akan mendapatkan suatu experience yang berbeda. Di mana akan disambut oleh seluruh masyarakat Kota Yogyakarta, begitu juga rutenya kita akan menggabungkan rute budaya," katanya.
Akan ada dua kategori 5K dan 10K, dengan kejutan kategori lainnya, rute lari akan melewati ikon budaya dan sejarah Yogyakarta serta sangat memungkinkan peserta untuk berlari dan mencapai hasil catatan waktu terbaik. Disamping itu dukungan dari masyarakat juga akan hadir melalui penampilan kesenian terbanyak oleh warga Yogyakart.
“Kenyamanan, keselamatan dan kesehatan peserta menjadi prioritas dalam penyelenggaraan, sehingga panitia akan mempersiapkan rute, fasilitas hidrasi di sepanjang rute, fasilitas kesehatan dan sarana pendukung lain dengan baik. Event ini juga akan menghadirkan penampilan kesenian terbanyak oleh warga Yogyakarta di sepanjang rute. Ini akan menjadi penyambut, penyemangat dan mengajak peserta untuk bergembira bersama di rute," ujarnya.
Jogja 10K akan digelar pada hari Minggu, 3 Mei 2026, dengan membuka kategori lomba jarak 10 kilometer dan lari bergembira atau fun run 5 kilometer, serta heritage walk 3 kilometer. Start dan finish akan dilakukan di jalan Malioboro dan memperebutkan hadiah senilai ratusan juta rupiah. Acara ini akan diikuti oleh 10.000 orang peserta yang ditargetkan datang dari seluruh Indonesia bahkan mancanegara.
Handoko, salah satu peserta launching dari komunitas Berlari Bersama Semarang, sangat menyambut baik akan dilaksanakannya kegiatan ini. Ia meyakini. calon peserta akan sangat besar dan jangkauan luas.
"Ini adalah kali pertama event lari yang launchingnya dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Saya sudah sangat kangen dengan Yogyakarta dan berharap event ini dapat terselenggara dengan sukses dan meriah," katanya.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono sangat mendukung pelaksanaan Jogja 10K. Menurutnya, event lari berskala besar ini juga diharapkan menjadi salah satu ikon sport tourism Yogyakarta.
"PHRI akan support semua kegiatan ini dari diskon hotel maupun hadiah voucher, karena target dari panitia adalah 10ribu peserta dan ini BPD PHRI DIY sangat mendukung dengan kegiatan ini," ujarnya.
Pendaftaran peserta Jogja 10K akan dibuka pada 1 Februari 2026, pukul 09:00 wib melalui website jogja10k.run. Karena keterbatasan jumlah kuota peserta, panitia menerapkan sistem siapa cepat dia dapat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....