Rekomendasi Wisata Religi di Medan Jelang Ramadan

  • 23 Feb 2025 12:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Pada zaman dahulu, Medan pernah menjadi bagian dari Kesultanan Melayu Deli, hal ini mengindikasikan bahwa saat ini kita bisa bernostalgia menjumpai peninggalan berbagai corak Islam disana.

Menjelang Ramadan, ada berbagai tempat di Medan yang sangat cocok untuk dijadikan tujuan wisata religi Islam. Dirangkum RRI, Minggu (22/2/2025), berikut lima tempat wisata religi Islam di Medan.

1. Masjid Lama Gang Bengkok


Potret Masjid Lama Gang Bengkok (Foto: MUI Sumut)

Masjid Lama Gang Bengkok merupakan masjid yang berdiri tahun 1874. Masjid ini merupakan Masjid tertua kedua di Medan setelah Masjid Osmani.

Masjid berwarna kuning dan hijau ini didirikan oleh empat orang penting. Diantaranya, Datuk Muhammad Ali, Syek Muh. Yacub, Mufti Syekh Hasan Maksum, dan Tjong A Fie.

Menariknya, Masjid ini dibangun di atas tanah wakaf Datuk Muhammad Ali. Selain itu, Tjong A Fie yang merupakan saudagar Tionghoa turut membangun masjid bersejarah tersebut.

2. Masjid Raya Al-Osmani


Potret Masjid Al-Osmani (Foto: MUI Sumut)

Masjid yang didominasi warna jingga ini merupakan masjid tertua di Medan. Masjid ini dibangun pada tahun 1854, yang masa pembangunannya berlangsung pada masa kepemimpinan Sultan Osman Perkasa Alam.

Namun sayangnya, pada tahun 1870-1872 pembangunan masjid ini sempat terhenti. Namun demikian pembangunan masjid ini dilanjutkan oleh putranya, Sultan Mahmud Perkasa Alam.

Masjid ini terletak di Jalan Kolonel Yos Sudarso Kilometer 17,5, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan. Masjid mempunyai ciri khas gaya arsitektur khas Kesultanan Melayu Deli.

3. Masjid Raya Al-Mashun


Potret Masjid Raya Al-Mashun (Foto: Instagram/@jntjasamarga)

Masjid gagah yang berasa di Jalan Mahkamah Nomor 74c, Medan ini merupakan masjid tertua yang dibangun tahun 1906-1909. Masjid kebanggaan warga Medan ini, dibangun pada masa Sultan Makmun Al-Rasyid Perkasa Alamsyah IX.

Tersirat kabar bahwa sebagian pembangunan masjid ini ditanggung oleh Sultan. Masih melibatkan Tjong A Fie, pembangunan masjid ini menghabiskan dana sebesar 1 juta gulden Belanda.

4. Istana Maimun


Potret Istana Maimum (Foto: Antara)

Belum ke Medan jika Anda belum pernah ke Istana Maimun. Bagi wisatawan religi Islam lokal, Istana Maimun merupakan destinasi wisata religi Islam yang wajib dikunjungi.

Lokasinya tidak jauh dari Masjid Raya Al-Mashun, Istana Maimun dibangun oleh Sultan Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Sultan Rasyid diketahui pernah memeringah Kesultanan Deli pada 1873-1924.

Sejak awal pemerintahan, masjid ini kemudian dibangun satu tahun pada 1888-1889. Nama istana tersebut diambil dari nama permaisurinya, Siti Maimunah.

Masjid yang terletak di Jalan Brigjen Katamso Nomor 66, Kota Medan ini buka setiap hari pada pukul 08:00-17:00 WIB. Dan harga tiket masuknya Rp5.000-Rp10.000.

5. Makam Datuk Kota Bangun


Potret Makam Datuk Kota Bangun (Foto: RRI/Ist)

Setelah melalang buana ke masjid indah di Medan, tidak ada salahnya jika Anda berkunjung ke Makam Datuk Kota Bangun. Penutup dari perjalanan ini mengingatkan kita kepada kehidupan setelah kematian.

Makam Datuk Kota Bangun ini terletak di Gang Keluarga II, Kota Bangun, Medan. Makam ini bernuansa hijau dan kuning, berbentuk persegi panjang, dan dipenuhi bebatuan.

Makam ini diyakini sebagai tokoh penyebar Islam Medan, Syekh Syaid Muhammad Ibnu Attahir Al-Jufri. Terletak di tengah perkampungan dan keberadaan makam tersebut dianggap keramat sejak dahulu.

Demikianlah lima tempat wisata religi Islam di Medan yang bisa Anda kunjungi selama Ramadan. Selain berziarah, Anda juga bisa menambah wawasan tentang kejayaan Islam di Medan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....