Festival Budaya Lembah Baliem ke-33 Targetkan Rekor MURI
- 24 Jul 2025 06:57 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, bersiap menyambut ribuan wisatawan domestik dan mancanegara dalam gelaran Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-33. Festival tahunan ini akan diselenggarakan pada 7 hingga 9 Agustus 2025, diikuti dengan Karnaval Nusantara pada 11 Agustus 2025.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayawijaya, Engelbert Sorabut, dalam sebuah wawancara mengungkapkan bahwa persiapan festival telah rampung, meliputi lokasi, aspek teknis, hingga promosi.
"Jayawijaya siap menyambut wisatawan, baik internasional maupun domestik," ujar Sorabut.
Ia menambahkan bahwa FBLB merupakan agenda rutin yang telah dikenal luas, sehingga wisatawan internasional kerap merencanakan kunjungan jauh-jauh hari.
Mengusung tema "Budaya Saya, Warisan Saya, Dari Jayawijaya untuk Dunia", festival tahun ini berfokus pada pelestarian warisan leluhur dan membagikannya ke kancah global. Tema ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya lokal sekaligus menarik perhatian dunia.

Salah satu sorotan utama FBLB ke-33 adalah upaya pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Sebanyak 1.500 musisi direncanakan akan memainkan alat musik tradisional Pikon secara serentak.
"Ini adalah penampilan unik yang belum pernah dilakukan sebelumnya," jelas Sorabut, menekankan bahwa pertunjukan ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
FBLB merupakan salah satu festival tertua di Papua dan termasuk dalam kalender acara "Kharisma Nusantara", menjadikan acara budaya yang penting bagi Papua dan Indonesia. Penyelenggaraan festival diselenggarakan setiap bulan Agustus juga bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sorabut mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan langsung keunikan FBLB serta pertunjukan pemecah rekor MURI Pikon. "Ini adalah acara setahun sekali, jangan sampai terlewatkan," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....